Bahas 18 Isu Krusial, Pansus RUU Pemilu Undang Tiga Menteri

Lukman Edy/Foto: dok/sayangi.com

Jakarta, Sayangi.Com– Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu akan mengundang tiga menteri untuk membahas 18 isu krusial dalam rapat konsinyering yang dilaksanakan selama tiga hari, mulai Rabu (22/3) hingga Jumat (24/3), di Hotel Atlet Century Jakarta.

“Kami akan mengundang Menteri Hukum dan HAM, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Keuangan dalam rapat konsinyering Pansus Pemilu mulai Rabu hingga Jumat,” kata Lukman di Jakarta, Selasa (21/3).

Lukman menyatakan, rapat konsinyering itu tidak akan tersita pada pembahasan lima isu krusial seperti ambang batas parlemen, ambang batas pencapresan, sistem pemilu terbuka atau tertutup, konversi suara ke kursi, dan penambahan kursi DPR. Sebab, lima isu krusial tersebut sudah dikerucutkan dengan memunculkan berbagai opsi namun belum mencapai kata sepakat.

Menurutnya, Pansus dan pemerintah akan fokus membahas 13 isu krusial lainnya, seperti persyaratan parpol menjadi peserta pemilu, rekapitulasi suara, penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu), sentra penegakan hukum terpadu, sengketa proses pemilu dan sengketa TUN pemilu, kampanye dan politik uang, perselisihan kepengurusan parpol, sengketa hasil pemilu, hari pelaksanaan pemilu, dan keterwakilan perempuan.
karena

Lukman menjelaskan bahwa ke-18 isu krusial itu akan dikerucutkan dahulu, lalu masing-masing dibuat opsi pilihan, dan selanjutnya akan dibahas di panitia kerja.

“Kami akan selesaikan sampai hari Jumat (24/3), setelah itu panita kerja akan melanjutkannya selama enam hari,” ujarnya.