Dipastikan Bunuh Diri, Keluarga Enggan Manajer JKT 48 Diautopsi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Argo Yuwono / Foto: Sayangi.com/ Tri Setyo
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Argo Yuwono / Foto: Sayangi.com/ Tri Setyo

Jakarta, Sayangi.com – Polisi akhirnya memastikan penyebab kematian manajer idol grup JKT 48 murni karena bunuh diri. Warga negara Jepang bernama Inao Jiro itu ditemukan tewas menggantung di rumahnya di kawasan Jurang Mangu Barat, Tangerang Selatan pada Selasa (21/3) kemarin.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Argo Yuwono mengatakan, hasil tersebut diperoleh setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara. Menurut Argo, pihak kepolisian tidak menemukan kejanggalan atau indikasi kasus pembunuhan.

“Sudah kami sampaikan, kami ada dokter, kita juga lakukan olah TKP, kita cek semua. Nggak ada tanda pembunuhan, jadi ya bunuh diri,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta (23/3).

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu juga mengungkapkan, pihak kepolisian sempat mendapat penolakan dari keluarga ketika hendak mengautopsi jasad Inao.

“Keluarga korban yang didampingi perwakilan dari kedutaan Jepang datang dan bertemu penyidik dari Polres Tangerang Selatan. Keluarga tak menginginkan adanya autopsi, kita sudah meminta olah TKP dan memastikan bahwa itu adalah kasus bunuh diri,” jelasnya.

Lebih jauh Argo juga mengakui bahwa hingga saat ini penyidik belum bisa memastikan motif bunuh dari Inao. Menurut Argo, hal tersebut masih terus diselidiki.

“Untuk motif, hingga saat ini.kami masih menyelidiki. Kami belum bisa pastikan sekarang,” kata Argo. (S2)