Polri Telah Kembalikan Berkas Sengketa Pilkada yang Dicuri ke MK

Kabagpenum Mabes Polri Kombespol Martinus Sitompul. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)
Kabagpenum Mabes Polri Kombespol Martinus Sitompul. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombespol Martinus Sitompul mengaku, pihak kepolisian telah mengembalikan tiga berkas sengketa Pilkada yang dicuri. Berkas tersebut, kata Martinus, diperoleh dari dua orang tersangka yang ditangkap polisi.

“Ada tiga berkas yang sudah kita kembalikan ke MK. Jadi bundelan itu, berkas itu terdiri dari beberapa lembar yang kemudian ini menjadi bahan para hakim melakukan penelitian,” ujar Martinus saat diskusi publik di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (25/3).

Martinus juga mengatakan saat ini kepolisian tengah melakukan pemeriksaan intensif untuk dua orang tersangka tersebut. Pasalnya, kedua orang tersangka yang telah ditangkap itu hanya merupakan suruhan.

“Mereka disuruh oleh R yang hingga saat ini masih kita cari, untuk kita mengetahui motifnya apa,” tegasnya.

Dari pengakuan dua tersangka tersebut, lanjut Martinus, barang bukti yang berupa berkas MK sudah disuruh dipindahkan oleh seseorang. Namun hal tersebut urung dilakukan karena keburu kepolisian membekuknya.

“Memang dalam penjelasan dari tersangka yang sudah kita tetapkan, 2 orang tadi. Mereka disuruh oleh S untuk memindahkan, tapi kita menemukan barang bukti ada pada mereka setelah kita menggeledah,” paparnya.

Lebih jauh Martinus mengungkapkan tiga berkas sengketa Pilkada MK yang dicuri merupakan wilayah kabupaten. “Tidak ada Provinsi, semuanya wilayah kabupaten, kabupaten Sogiyai, kabupaten Takalar dan kabupaten di Bengkulu,” tegasnya.

Seperti diketahui, MK telah memecat empat pegawai MK yang diduga terlibat dalam kasus pencurian berkas sengketa Pilkada. Dua merupakan anggota Satpam yang kini telah ditetapkan tersangka dan dua orang lagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di MK. (S2)