Erdogan: Turki Mungkin Gelar Referendum Serupa Brexit

Ankara, Sayangi.Com– Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, Turki kemungkinan akan menggelar referendum seperti Brexit untuk menentukan apakah negaranya akan meneruskan proses untuk menjadi anggota Uni Eropa.

Berbicara pada Turkish-British Talidil Forum di Provinsi Antalya selatan, Sabtu (25/3), Erdogan mengatakan Turki kemungkinan akan meninjau hubungannya dengan Uni Eropa setelah melaksanakan referendum pada 16 April menyangkut perubahan UUD.

“Apa pun yang diputuskan bangsa kami, kami akan mematuhinya,” kata Erdogan, dikutip kantor berita Xinhua.

Erdogan menyebut akan ada referendum seperti Brexit menyangkut perundingan soal keanggotaan Turki di Uni Eropa.

Brexit adalah sebutan populer yang merujuk hasil referendum Inggris pada Juni 2016, dimana lebih separuh warga Inggris memilih untuk mengakhiri keanggotaan di Uni Eropa setelah 46 tahun bergabung.

Seperti diketahui, Turki sejak 1987 mengajukan permohonan untuk menjadi anggota Uni Eropa dan perundingan soal keanggotaan baru dimulai pada 2005. Namun, perundingan itu mengalami kebuntuan pada 2007 karena sikap Turki terkait masalah Siprus.

Pada November 2016, Parlemen Eropa mengesahkan resolusi untuk membekukan pembicaraan keanggotaan Turki. Pembekuan dikaitkan dengan kebijakan Turki yang dinilai Uni Eropa telah melakukan “langkah-langkah penindasan yang tidak proporsional” di bawah status darurat.