Kasubag Humas MK Ditetapkan Tersangka Pencurian Berkas Sengketa Pilkada

Gedung Mahkamah Konstitusi. (Foto: Sayangi.com)
Gedung Mahkamah Konstitusi. (Foto: Sayangi.com)

Jakarta, Sayangi.com – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Argo Yuwono mengakui bahwa pihak kepolisian telah menetapkan satu tersangka baru dalam kasus pencurian berkas sengketa Pilkada di MK. Tersangka tersebut adalah mantan Kasubag Humas MK Budi Harianto.

“Iya sudah jadi tersangka, tanggal 25 Maret,” kata Argo saat dihubungi wartawan, Senin (27/3).

Menurut Argo, alasan tersangka menyuruh 2 satpam MK untuk mencuri berkas tersebut adalah menolong temannya. Namun Argo masih enggan merinci siapa orang yang dimaksud.

“Menolong temannya, siapa-siapanya sedang digali. Kalau diberitahu ntar lari semua,” katanya.

Lebih jauh Argo juga mengatakan, pihak kepolisian masih mengejar satu orang dalam kasus ini. DPO tersebut, kata Argo adalah orang yang menyuruh tersangka Budi.

“Ada satu yang ngurus dia, sedang kita cari,” tegasnya.

Seperti diketahui, kasus dugaan pencurian ini diketahui saat pengacara dari paslon Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai, Markus Waine dan Angkian Goo ingin memperbaiki berkas asli sengketa pilkada yang mereka serahkan ke MK. Namun, MK tak dapat memberikan berkas tersebut karena hilang.

Setelah kasus pencurian itu mencuat, MK memecat empat orang pegawainya. Dua orang tersebut bekerja sebagai PNS bernama Sukirno, dan Kasubag Humas bernama Rudi Harianto. Selain itu dua orang lainnya bekerja sebagai Satpam MK.