Lima Jenis Air Putih Yang Berbahaya Untuk Dikonsumsi

Ilustrasi air minum.Foto oleh www.RTF,.com
Ilustrasi air minum.Foto oleh www.rtf.com

Jakarta,Sayangi.com- Dalam kehidupan sehari-hari, kita menggunakan banyak sekali air bersih. Agar sehat, seseorang disarankan meminum air putih 8 gelas atau sekitar 2 liter per hari.

Air putih atau air mineral memang terkenal menyehatkan tubuh karena mengandung mineral alami. Akan tetapi, tidak semua air putih sehat untuk dikonsumsi. Dalam beberapa kondisi, air berbahaya jika diminum meski terlihat putih dan segar.

Foto oleh Pinterest
Foto: Pinterest

Berikut ini merupakan ulasan tentang lima jenis air putih yang berbahaya untuk dikonsumsi.

  1. Air yang mendidih terlalu lama

Air yang sudah mendidih terlalu lama di atas kompor tidak baik untuk diminum. Pasalnya, kandungan zat dalam air yang mendidih terlalu lama seperti kalsium, magnesium atau kandungan logam berat lain dan nitrit menjadi sangat tinggi. Jika dikonsumsi terus menerus dengan cara memasak seperti ini, maka bisa menyebabkan gangguan lambung dan usus.
Dalam jangka pendek biasanya bisa menyebabkan diare dan perut kembung. Jika dalam waktu yang lama maka akan terjadi penumpukan nitrit yang mengandung racun dan dapat mengakibatkan manusia kekurangan oksigen, sehingga pingsan dan kejang, bahkan berujung kematian.

2.  Air yang Tidak Mendidih

Air yang tidak mendidih saat direbus juga berbahaya bagi tubuh. Air yang tidak mendidih termasuk ke dalam kategori air putih tak layak konsumsi. Pasalnya, air putih mengandung klorin. Jika direbus tidak sampai mendidih, maka kandungan hidrokarbon holagen dalam klorin dapat meningkat tiga kali lipat. Padahal, standar kesehatan menetapkan hidrokarbon holagen meningkat hanya dua kali lipat. Dampaknya cukup berbahaya yakni dapat menimbulkan kanker kandung kemih dan usus. Jika air direbus hingga 100 derajat Celsius maka zat tersebut akan menguap dan tidak berbahaya untuk tubuh.

Air tidak mendidih. Foto oleh Cah Selo
Air tidak mendidih/ Foto: Cah Selo

3. Air yang Dimasak Berulang Kali

Air yang dimasak hingga berulang kali bisa berbahaya bagi tubuh. Biasanya, untuk menghemat air, kita sering memasak kembali dari air yang tersisa dalam termos. Ternyata penghematan ini berdampak buruk untuk kesehatan. Air yang direbus berulang akan kembali mengalami penguapan yang menyebabkan kandungan nitritnya bertambah. Jika sering mengonsumsi air demikian akan terjadi penumpukan nitrit di dalam tubuh. Jika berlangsung lama, kondisi ini bisa menyebabkan mual-mual, pusing, penurunan tekanan darah, sakit perut, koma bahkan meninggal.

4. Air Usang atau Kadaluwarsa

Air usang adalah air yang sudah lama tidak digunakan. Zat beracun dalam air usang akan terus bertambah dan bertambah seiring dengan masa penyimpanan air. Air ini berbahaya bagi kesehatan dan menyebabkan metabolisme sel anak-anak yg belum dewasa melamban, akibatnya mempengaruhi pertumbuhan tubuhnya, penuaan pada laki-laki setengah umur akan bertambah cepat, rasio terjadinya penyakit kanker lambung dan kanker kerongkongan di sejumlah besar daerah terus meningkat.

Air Kadaluwarsa.Foto oleh Distributor Mesin
Air Kadaluwarsa/Foto: Distributor Mesin

5. Air Bekas Kukus

Contoh air bekas kukus adalah air sisa yang digunakan untuk mengukus bakpao, mantau, dan lain-lain. Kerak endapan pada air bekas kukus sering kali ikut masuk ke dalam tubuh, yang dapat mengakibatkan komplikasi pada pencernaan, saraf, gangguan saluran seni, gangguan produksi sel darah, sirkulasi darah, dan lain-lain sehingga menyebabkan penuaan dini. Hal ini disebabkan karena kerak endapan air bekas kukus mengandung zat berbahaya seperti kadmium, raksa, arsenikum, aluminium, dan lain-lain.

Air Bekas Mengukus.Foto es.wikihow.com
Air Bekas Mengukus/Foto: wikihow.com

 

Dari Berbagai Sumber