KPK Cegah Miryam S Haryani ke Luar Negeri

Miryam S Haryani menangis saat menjadi saksi terkait kasus dugaan korupsi KTP elektronik di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (23/3)

Jakarta, Sayangi.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengajukan permohonan pencegahan bepergian ke luar negeri terhadap politikus Hanura Miryam S Haryani. Miryam dicegah atas statusnya sebagai saksi kasus korupsi proyek e-KTP kepada Kemenkum HAM.

Pencegahan tersebut dimulai sejak pekan lalu dan berlaku selama 6 bulan ke depan.

“24 Maret dicegah terhadap Miryam S Haryani untuk 6 bulan ke depan. Besok akan kita hadirkan lagi (persidangan korupsi e-KTP),” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Rabu (29/3).

Menurut Febri, pencegahan ini dilakukan karena penyidik KPK membutuhkan keterangan Miryam untuk mempermudah penyidikan.

“Ini untuk mempermudah proses penyidikan supaya yang bersangkutan tidak berada di luar negeri,” ujarnya.

Diketahui, nama Miryam S Haryani menjadi pusat perhatian di pusaran kasus ini setelah dia mencabut seluruh keterangannya yang tertuang dalam Berita Acara Pemberitaan (BAP) saat persidangan ketiga beberapa waktu lalu. Miryam mengaku dirinya tertekan saat memberikan keterangan di penyidikan.