8 Jenis Rempah Yang Punya Efek Dahsyat Mencegah Sel Kanker

Ilustrasi Rempah Rempah .Foto hdw.ewb4.com
Ilustrasi Rempah Rempah .Foto hdw.ewb4.com

Jakarta,Sayangi.com– Indonesia adalah gudangnya rempah-rempah. Banyak bangsa dari berbagai belahan dunia, termasuk Portugis dan Belanda yang pernah menjajah negeri kita selama 350 tahun, datang ke Nusantara untuk mendapatkan rempah-rempah.

Rempah-rempah tak hanya berfungsi sebagai penyedap masakan, tetapi juga sudah lama digunakan sebagai sarana pengobatan. Sudah cukup banyak penelitian dan kesaksian yang menunjukkan bahwa bahan-bahan yang dipetik dari alam ini punya efek yang dahsyat bagi kesehatan, termasuk untuk mencegah dan melawan kanker tanpa efek samping.

Antioksidan yang terkandung dalam  rempah-rempah merupakan faktor utama yang berkontribusi untuk melawan sel kanker. Dilansir Boldsky.com (18/3) dan berbagai sumber lainnya, setidaknya ada delapan jenis rempah yang diyakini ampuh untuk mencegah dan memerangi kanker.

1. Bawang putih

Bawang putih cukup terkenal sebagai bumbu dapur yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, seperti mengatasi masalah jamur, memperlancar aliran darah, dan mengobati masalah yang berhubungan dengan pencernaan. Banyak penelitian menyatakan bahwa bawang putih termasuk salah satu jenis rempah-rempah pencegah kanker paling kuat. Mengkonsumsi beberapa siung bawang putih setiap hari akan sangat membantu menjaga sel kanker berkembang dalam tubuh .

Bawang putih. Foto oleh Pharmanews
Bawang putih. Foto oleh Pharmanews

2. Jahe

Jahe telah lama dikenal dalam pengobatan alternatif, termasuk industri jamu, untuk mengobati bermacam keluhan kesehatan, seperti pilek, batuk, mual, dan sembelit. Jahe bisa dikonsumsi dalam bentuk segar maupun bubuk bahkan manisan.  Mengkonsumsi jahe dengan berbagai varian olahan, dalam bentuk minuman atau parutan, dianjurkan untuk dilakukan secara teratur.

Jahe juga diyakini sebagai salah satu rempah terbaik untuk mencegah bahkan mengatasi kanker. Alasannya adalah karena jahe kaya antioksidan dan anti-inflamasi.

 

Jahe.Foto StyleCraze
Jahe.Foto StyleCraze

3. Kunyit

Kunyit, seperti juga jahe, merupakan bumbu dapur dari jenis umbi. Kunyit banyak digunakan sebagai bumbu kari yang memberikan rasa yang khas. Kunyit mengandung senyawa aktif curcumin, yang dikenal luas mempunyai sifat antioksidan dan anti-inflamasi, yang berpotensi melindungi sel tubuh terhadap perkembangan kanker. Suplemen ekstrak kunyit saat ini sedang dipelajari untuk melihat khasiat kunyit sebagai pencegah dan pengobatan beberapa jenis kanker, seperti kanker usus besar, prostat, payudara, dan kanker kulit.

Kunyit juga bisa menjaga kesehatan hati, dan meningkatkan pengeluaran bilirubin oleh kelenjar empedu. Hal ini baik untuk mencegah batu empedu. Selain itu, kunyit punya dampak baik untuk kesehatan jantung,karena dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Untuk mendapatkan hasil yang efektif, Anda bisa mencampur bubuk kunyit dengan lada hitam dan menambahkannya ke sup, masakan tertentu, atau bahkan ke susu.

Kunyit. Foto oleh Plameca
Kunyit. Foto oleh Plameca

4. Saffron

Jenis rempah-rempah ini umumnya digunakan dalam masakan timur Tengah dan Eropa. Mengkonsumsi segelas susu dengan safron setiap hari diyakini dapat mencegah sel kanker dan pertumbuhan tumor. Safron juga bagus untuk kecantikan kulit.

Ilustrasi Saffron. Foto Agrifarming.in
Ilustrasi Saffron. Foto Agrifarming.in

5. Oregano

Nama Oregano identik dengan pizza. Ternyata, jenis tanaman ini juga termasuk salah satu bumbu masakan yang dapat membantu melawan kanker, karena kaya kandungan antioksidan. Oregano diyakini dapat memperlambat penyebaran kanker dan meningkatkan kematian sel kanker.

Ilustrasi Daun Oregano. Foto Shutterstock
Ilustrasi Daun Oregano Foto Shutterstock

6. Cabe Rawit

Cabai mengandung capaisin, suatu senyawa yang dapat mengurangi rasa sakit. Dalam dunia pengobatan modern, capaisin antara lain digunakan sebagai bahan utama salep untuk mengobati nyeri neuropatik,  yaitu nyeri yang sangat mengikuti jalur saraf setelah operasi kanker. Manfaat lain dari cabai adalah membantu masalah gangguan pencernaan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa menelan sejumlah kecil cabai dapat mengurangi gangguan pencernaan.

Cabe rawit juga kaya dengan Vitamin C dan beta-karoten yang dapat mencegah pertumbuhan sel kanker.

Cabe.Foto www.agric.gov.au
Cabe Rawit.Foto www.agric.gov.au

7. Lada Hitam

Jika Anda penyuka lada hitam, itu hal yang baik untuk kesehatan Anda. Khasiat lada hitam dapat mencegah kanker. Sebuah penelitian terbaru menyatakan bahwa mengonsumsi lada hitam bersama dengan kunyit dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.

Lada Hitam. Foto www. transparentlab.com
Lada Hitam. Foto www. transparentlab.com

8. Rumput Gandum

Rumput gandum bermanfaat sebagai pembersih darah. Antioksidan dari ramuan ini membuat hati dan ginjal bersih. Bila digunakan secara teratur, darah dan oksigen di tubuh akan meningkat, sehingga mencegah pertumbuhan sel kanker

Rumput Gandum. Foto Tokopedia
Rumput Gandum. Foto Tokopedia