Mantan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye Resmi Ditahan

Park Geun-hye meninggalkan kantor kejaksaan di Seoul, Jumat (31/3) dini hari, menuju rumah tahanan/Foto: EPA

Seoul, Sayangi.Com– Presiden Korea Selatan yang telah dimakzulkan, Park Geun-hye, mulai┬áJumat (31/3) resmi ditahan setelah menjalani pemeriksaan di kantor Kejaksaan Seoul.

Surat perintah penahanan dikeluarkan pada Jumat (31/03) dini hari waktu setempat, menyusul pemeriksaan yang diikuti jaksa dan tim pengacara Park Geun-hye, yang berlangsung selama sembilan jam.

Park Geun-hyen bisa ditahan selama 20 hari selagi menjalani investigasi karena diduga terlibat korupsi.

Ia adalah presiden Korea Selatan ketiga yang ditahan dalam kasus pidana, demikian kantor berita Yonhap.

Park didakwa antara lain menerima suap dan menyalahgunakan kekuasaan. Ia dipecat setelah mahkamah konstitusi Korea Selatan menyetujui pemakzulan yang diusulkan parlemen, pada Desember 2016 lalu.

Keputusan mahkamah konstitusi tersebut sekaligus membatalkan kekebalan hukum yang ia miliki.

Park, yang sejak awal menolak dakwaan, dituduh membiarkan rekan dekatnya, Choi Soon-sil, mendapatkan dana dari berbagai perusahaan dengan imbalan dukungan dari pemerintah bagi perusahaan-perusahaan tersebut.

Choi Soon-sil diduga menerima jutaan dolar yang disalurkan sejumlah perusahaan ke yayanan nirlaba yang ia kelola. Park diduga secara pribadi terlibat dan memberi akses Choi atas dokumen-dokumen negara.

Park dinyatakan melanggar undang-undang dengan memungkinkan Choi ikut terlibat urusan negara, selain juga ‘membocorkan dokumen penting’.

Sumber: BBCIndonesia