China Yakin KA Cepat Jakarta-Bandung Selesai Tepat waktu

Foto dokumentasi saat Presiden Jokowi menandatangani peletakan batu pertama groundbreaking pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung, di Perkebunan Maswati, Kecamatan Cikalong Wetan, Bandung Barat, Jawa Barat, 21 Januari 2017/Foto: Humas Setpres

Beijing, Sayangi.Com– Pemerintah China merasa yakin proyek kereta kecepatan tinggi Jakarta-Bandung akan selesai tepat waktu pada akhir 2019.

“China sepenuhnya percaya diri dalam penyelesaian awal pembangunan dan pengoperasian kereta api. Ketika kami datang untuk menimbang proyek ini, maka lebih baik untuk mendengar kata-kata dari peserta proyek, yaitu kami dan Indonesia,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lu Kang dalam pernyataan pers yang dikeluarkan di Beijing, Jumat (31/3).

Pernyataan tersebut menanggapi pemberitaan salah satu kantor berita asing bahwa proyek yang sempat menjadi rebutan antara China dan Jepang itu berjalan lambat.

Menurut Lu Kang, pekerjaan persiapan untuk pembangunan semua bagian proyek tersebut terus berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah China, pemerintah Indonesia, dan perusahaan yang terlibat.

“Kereta api berkecepatan tinggi Jakarta-Bandung merupakan proyek sistematis yang besar. Prosedurnya berawal dari negosiasi kontrak, studi kepatuhan, desain rute, pembebasan lahan, survei lapangan, dan persiapan konstruksi. Untuk pembangunan semua bagian, penyelesaian dan pengoperasian, semua memakan waktu,” paparnya.

Ia mengatakan, bisa saja timbul masalah dari salah satu tahapan yang sedikit menghambat pekerjaan.

“Namun sejak pembangunan bagian penting proyek itu dimulai tahun lalu, China dan Indonesia telah bekerja sangat erat untuk mendorong semua pekerjaan sebagai upaya terbaik mereka,” katanya.

Lu menjelaskan bahwa kedua belah pihak saat ini saling berkonsultasi terkait kontrak dan perjanjian pinjaman untuk pengadaan teknis konstruksi (EPC).

“Sejauh yang kami tahu, kedua belah pihak akan segera menandatangani perjanjian ini dalam waktu dekat,” ujarnya.

Ia melihat proyek tersebut akan menjadi kereta api berkecepatan tinggi pertama di Indonesia dan bahkan di Asia Tenggara yang merupakan hasil kerja sama kedua negara.

Sumber: Antara