6 Langkah Menanggulangi Prediabetes

Foto tech.co

Jakarta, Sayangi.com– Prediabetes adalah kondisi di mana kadar gula darah Anda lebih tinggi dari biasanya, tapi belum cukup tinggi untuk dikategorikan sebagai diabetes tipe 2.

Prediabates terjadi ketika proses pengolahan glukosa tidak berjalan dengan baik, seperti saat kelenjar pankreas tidak mengeluarkan jumlah hormon insulin yang cukup atau pada kondisi resistensi insulin. Meski belum tergolong diabetes, Prediabetes atau kadar gula darah di atas normal, merupakan peringatan yang tidak boleh diabaikan.

Penyebab Prediabetes

Penyebab pasti prediabetes belum diketahui. Namun, faktor genetik dan riwayat keluarga berperan penting terhadap terjadinya prediabates. Prediabetes terkait dengan kemampuan tubuh mengolah glukosa di dalam tubuh. Glukosa yang masuk ke tubuh melalui makanan, khususnya yang mengandung karbohidrat, diolah menjadi sumber energi bagi sel tubuh dengan bantuan hormon insulin. Insulin membantu menjaga jumlah gula agar tetap normal sehingga tidak terjadi penumpukan gula di dalam aliran darah.

Prediabetes jika dibiarkan akan berkembang menjadi diabetes. Untuk itu perlu segera mengubah pola hidup dan gaya hidup. “Gaya hidup adalah andalan dalam pengobatan ketika sudah terkena prediabetes,” kata dokter Deena Adimoolam, MD, dari Mount Sinai School of Medicine.

Dalam laman prevention.com, (9/2), dokter tersebut memaparkan 6 hal yang perlu dilakukan ketika sudah didiagnosis prediabetes.

Foto oleh Punch
Foto oleh Punch

1.Rajin Memeriksa Kesehatan

Memeriksa kesehatan secara rutin sangat penting dilakukan untuk mencegah diabetes. Rutinlah anda mengecek gula darah, kadar Kolesterol, hingga tekanan darah. Bila anda menerapkan gaya hidup yang lebih sehat, maka hasil cek kesehatan umumnya akan lebih baik.

Foto Odyssey Online
Foto Odyssey Online

2. Konsumi Makanan Yang Sehat

Masakan sehat yang dimaksud adalah bukan hanya dari jenis makanannya saja, tapi bagaimana cara memasaknya. Menurut sebuah penelitian di Mount Sinai, mereka yang terkena prediabetes lebih baik mengkonsumsi makanan yang direbus atau dikukus. Sebaiknya anda harus menghindari makanan yang digoreng. Hal ini untuk mencegah peradangan dan terjadi resistensi insulin.

Foto Sleep Apnea Guide
Foto Sleep Apnea Guide

3. Cek Adanya Sleep Apnea

Sebagian orang yang sudah terkena diabetes biasanya akan mengalami sleep apnea atau henti napas saat tidur. Sleep apnea jika terus menerus dapat mengurangi suplai oksigen pada otak. Salah satu cara untuk mengatasi sleep apnea dinilai dapat menurunkan risiko diabetes.

Foto The Huffington Post
Foto The Huffington Post

4. Tetap Aktiflah Bergerak

Sebaiknya jika anda ingin mempunyai tubuh yang sehat, jangan malas untuk bergerak. Misalnya olahraga teratur adalah salah satu kunci dalam mencegah diabetes. Olahraga juga dapat membantu penurunan berat badan. Jika tidak terbiasa melakukan kegiatan berolahraga, mulailah dengan jalan cepat minimal 3 kali dalam seminggu.

Foto Hello Sehat
Foto Hello Sehat

5. Periksa Kadar Vitamin D Dan Tiroid

Menurut sebuah penelitian, bahwa orang dengan prediabetes yang kurang kadar vitamin D lebih berisiko terkena diabetes dibanding mereka yang mendapat suplemen vitamin D. Begitu juga dengan kadar tiroidnya. Menurut hasil studi yang dilakukan di Endocrine Society, peneliti menduga hormon tiroid juga dapat menjaga metabolisme tubuh.

Foto Health Reason
Foto Health Reason

6. Berat Badan Yang Ideal
Sebagian besar masalah diabetes adalah akibat kelebihan berat badan atau obesitas. Maka, mulailah menurunkan berat badan sehingga mencapai berat badan ideal. Menurut Deena, penurunan berat badan sebanyak 10 persen saja sudah dapat menurunkan resiko prediabetes menjadi diabetes.