Ada Calon Tak Bawa Makalah, Uji Kelayakan KPU Sempat Diminta Ditunda

Suasana sidang saat berlangsung fit and proper test calon komisioner KPU, di ruang Komisi II DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/4)/Foto: Fahri Haidar

Jakarta, Sayangi.com– Komisi II DPR saat ini, Senin (3/4), sedang menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2017-2022, di Ruang Rapat Komisi II DPR, Senayan, Jakarta.

Dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPRKomisi II DPR Ahmad Riza Patria, sesi pertama fit and proper test diikuti 4 orang calon berdasarkan abjad nama. Keempatnya adalah Amus Atkana, Arief Budiman, Evi Novinda Ginting Manik, dan Ferry Kurnia Rizkiansyah.

Masing-masing calon diberi waktu 10 menit untuk menjelaskan visi misi sebagai calon komisioner KPU.

Saat Arief Budiman mulai memaparkan visi misinya, seorang anggota Komisi II DPR menginterupsi lantaran Arief tidak membawa makalah atau visi misi tertulis yang seharusnya sudah diberikan melalui sekretariat.

Beberapa anggota kemudian ikut berbicara dan meminta uji kelayakan dan kepatutan ditunda. Tapi Ahmad Riza Patria memutuskan untuk tetap melanjutkan proses uji kelayakan tersebut.

“Kita lanjutkan, bagi teman-teman yang belum buat (makalah) tolong kasih ke sekretariat supaya kita semua punya. Biar clear,” ujar A.¬†Riza Patria.

Acara kemudian dilanjutkan kembali dan sesi pertama dijadwalkan berakhir pada pukul 13.00 WIB.