Bikini, Seragam Crew VietJet Air

Bikini Seragam Pramugari VietJetair. Foto Pinterest

Jakarta, Sayangi.com- Banyak jalan menuju roma, aneka cara menjadi kaya raya. Ungkapan itu kiranya cocok dengan gebrakan seorang wanita asal Vietnam,Nguyen Thi Phuong Thao. Milyader wanita yang merambah usaha penerbangan dengan awak pesawat gadis berpakaian minim,dan berbikini.

Sebagaimana dilansir Bloomberg,(24/03/16)miliarder pertama asal Vietnam sekaligus pemilik VietJet Air punya kekayaan bersih sekitar US$ 1 miliar. Jumlah itu yang membuatnya ia menjadi wanita terkaya pertama di Vietnam. Sumber kekayaan terbesarnya berasal dari sebuah proyek Dragon City, pembangunan  real estate sebesar 65 hektar di Hi Chi Minh City dan hasil penjualan saham VietJetair .

Nguyen Thi Phuong Thao Pemilik VietJetair. Foto YouTube

Bagi Phoung VietJet Air adalah maskapai yang ia sebut penerbangan yang inovatif dan dinamis. Ia adalah pencetus usaha penerbangan dengan awak penerbang, gadis gadis berbikini.

Phoung mengatakan pakaian minim dan bikini untuk crew pramugari adalah strategi yang ia jadikan daya tarik maskapai VietJet. Ini adalah sebuah gebrakan baru dimana sebuah seragam yang melawan arus di negara komunis yang terkenal konservatif dalam berbusana.”Kita punya hak untuk mengenakan pakaian apa pun, bikini atau pakaian tradisional,” kata Phoung. Kita tidak keberatan orang mengasosiasikan maskapai ini dengan image bikini. Jika itu membuat orang bahagia, kami juga bahagia,” lanjutnya.

Barisan Pramugari VietJetair yang siap mengudara. Foto oleh You Tube
Barisan Pramugari VietJetair yang siap mengudara. Foto oleh You Tube

Dilansir dari forbes.com (20/3/12) Phoung menuturkan, sebagai wanita pebisnis, dia memiliki tanggung jawab untuk memberi kontribusi buat perekonomian. Sebagai seorang pebisnis ia juga dituntut melakukan perubahan yang positif untuk negara Vietnam dan masyarakatnya.

Yang di fikirannya hanya bagaimana mempercepat pertumbuhan perusahaan. Bagaimana meningkatkan gaji rata-rata karyawan?. Bagaimana untuk memimpin perusahaan untuk mendapatkan pangsa pasar yang lebih luas dan menjadikannya nomor satu,” imbuh Phoung.

Foto World Airline News
Foto World Airline News

Perusahaan VietJet Air sudah melantai dengan gemilang, di bursa saham Vietnem. Di awal maskapai ini diluncurkan banyak mendapat reaksi sosial yang keras atas langkah langkah Phoung. Pada 2012, VietJet Air pernah didenda sebesar US$ 1.000, karena secara tidak sah menjadikan lorong pesawat sebagai panggung tarian perempuan saat pesawat tengah melaju di ketinggian. Kita tidak keberatan orang mengasosiasikan maskapai ini dengan image bikini. Jika itu membuat orang bahagia, kami juga bahagia,” lanjut Phoung.

Saat ini, Maskapai penerbangan ini terbang ke 47 lokasi di Vietnam dan Asia, termasuk Seoul, Bangkok, dan Singapura. Dengan menguasai 30 persen pasar di dalam negeri dan VietJet diperkirakan akan menjadi maskapai terbesar di negara itu. Phoung ingin membuat VietJet Air seperti Emirates of Asia.

Seragam lain Pramugari VietJetair. Foto Daily Mail
Seragam lain Pramugari VietJetair. Foto Daily Mail