Pengusaha Muda Indonesia Minta KPI Larang Inul Dalam Acara D’Academy

Ketua Umum pengusaha Indonesia muda Sam Aliano di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (3/4). (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)
Ketua Umum pengusaha Indonesia muda Sam Aliano di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (3/4). (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Komentar biduanita Inul Daratista dalam akun instagramnya berbuntut panjang. Selain menuai kontroversi, komentar tersebut membuat Inul diboikot oleh beberapa pihak.

Menanggapi hal tersebut, ketua umum pengusaha Indonesia muda Sam Aliano meminta Komisi Penyiaran Indonesia untuk menegur Inul. Bahkan, Sam mendesak stasiun televisi untuk memutus kontrak penyanyi yang identik dengan goyang ngebornya itu.

“Kami mendesak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk menegur, dan bila perlu melarang Inul dalam acara D’ Academy yang tayang di stasiun TV Indosiar,” ujar Sam di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (3/4).

Menurut Sam, dirinya tidak mempermasalahkan pilihan politik Inul. Namun, Sam mengaku tidak setuju dengan cara Inul menghina ulama.

“Kalau Inul mau dukung calon Gubernur siapa saja boleh, itu hak Inul. Tapi jangan sampai menghina ulama,” tegasnya.

Sam juga mendesak Inul untuk segera melakukan klarifikasi terhadap komentar dalam akun instagramnya. Menurutnya, klarifikasi tersebut penting guna membuktikan posisi Inul benar atau salah.

“Apabila belum memberikan penjelasan, maka Inul diduga kuat telah melakukan pelanggaran hukum atas ucapannya,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, penyanyi Inul Daratista membalas komentar di Intagram pribadinya dengan kata ‘Aku bisa bayangin yang pake syurban bisa mojok ama wanita sambil main sex sykpe itu piyeee ciritane bisa jadi panutan????! jgn merusak moral kita soal rasis-sara-dan agama’ aku gak main’

Komentar itu akhirnya menjadi viral di sosial media dan ramai sebuah hashtag #boikotinuldaratista.