Dalam Visi Misinya, Ferry Kurnia Ingin Perkuat Sistem Penyelenggaraan Pemilu

Suasana fit and proper test calon komisioner KPU RI di ruang Komisi II DPR Senayan Jakarta, Senin (3/4). Foto: Sayangi.com/Fahri)
Suasana fit and proper test calon komisioner KPU RI di ruang Komisi II DPR Senayan Jakarta, Senin (3/4). Foto: Sayangi.com/Fahri)

Jakarta, Sayangi.com – Sesi pertama fit and proper test calon komisioner Komisi Pemilihan Umum republik Indonesia (KPU RI) diikuti oleh empat orang calon. Mereka adalah dua calon komisioner KPU RI incumbent, yakni Arief Budiman dan Ferry Kurnia Rizkiyansyah. Dan dua lagi adalah mantan maupun Ketua KPU daerah. Mereka adalah Ketua KPU Provinsi Papua Barat Amus Atkana, dan mantan Ketua KPUD Medan, Evi Navoda Ginting Manik.

Dalam visi misinya, Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan, sistem penyelenggaraan Pemilu merupakan hal yang sangat mendasar dari demokrasi elektoral yang baik. Karenanya dia menegaskan, jika lolos, dirinya akan menguatkan sistem penyelenggaraan pemilu, dan juga menguatkan institusi KPU.

“Saya ingin KPU berintegritas, profesional, mandiri dan transparan untuk pemilu yang jurdil,” kata Ferry dalam di Ruang Rapat Komisi II, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (3/4).

Menurutnya, penguatan KPU adalah dengan mewujudkan birokrasi yang efektif, bagaimana semua bisa bersinergi dan berjalan sesuai hierarki. Selain itu, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dan mekanisme kerja terukur serta terarah juga harus terus dilakukan.

“Itu penting dilakukan bukan hanya penguatan SDM dan birokrasi namun jalannya aktivitas terbuka dan berwibawa,” pungkasnya.