Polisi Berhasil Ungkap Perdagangan Satwa Dilindungi Lewat Online

Bukti satwa dilindungi yang berhasil diungkap Polda Metro Jaya, Selasa (4/4). (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)
Bukti satwa dilindungi yang berhasil diungkap Polda Metro Jaya, Selasa (4/4). (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Polda Metro Jaya berhasil mengungkap perdagangan dan kepemilikan satwa dilindungi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Argo Yuwono mengatakan, satwa dilindungi tersebut diperjualbelikan secara online.

“Perdagangan ini dari internet, tersangka mencari berkaitan dengan satwa, kemudian ketemu (penjual satwa langka) tersebut. Kemudian berlanjut instagram antara si penjual dan pembeli,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (4/4).

Argo juga mengatakan, pembelian satwa tersebut dilakukan oleh tersangka dan si penjual. Caranya, lanjut Argo, dengan delivery order.

“Kemudian pembeliannya dengan delivery order, satwa dikirim dan sampai dirumah baru dibayar,” terangnya.

Dalam kasus ini, kata Argo, pihak kepolisian berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial AM di rumahnya di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan. Selain itu, polisi juga menyita tiga ekor satwa langka yang dilindungi dari rumah tersangka.

“Di rumah tersangka ada 3 jenis hewan langka yang berhasil kita amankan, ada macan dahan, bayi orang utan, bayi beruang madu. Macan dahan seharga Rp65 juta, beruang madu seharga Rp15 juta, dan orang utan seharga Rp25 juta,” jelasnya.

Mantan Kabid Humas Polda Jatim ini juga mengatakan, pihaknya masih memburu penjual satwa langka kepada tersangka tersebut. Untuk tersangka sendiri akan dikenakan pasal 40 ayat 2 Jo pasal 21 ayat 2 UU RI Nomor 5 tahun karena menyimpan, memelihara dan memiliki satwa yang dilindungi.

“Tersangka dapat diancam dengan hukuman maksimal 5 tahun penjara dan denda sebesar Rp100 juta,” tegasnya.