Islam Diprediksi Menjadi Agama Terbesar Pada 2075

Komunitas Muslim di Amerika Serikat berkumpul saat Pilpres AS 2016

Washington, Sayangi.Com– Pew Research Center, lembaga kajian yang berkantor pusat di Washington D.C, memprediksi Islam akan menjadi agama terbesar di dunia pada 2075 seiring dengan terus bertambahnya bayi yang lahir di keluarga Muslim. Sementara penduduk yang tidak beragama, jumlahnya diperkirakan semakin menyusut.

Prediksi tersebut, dikutip dari laman pewresearch.org, Rabu (5/4),  didasarkan pada angka kelahiran bayi di keluarga muslim dibandingkan dengan angka kelahiran di keluarga Kristen sebagai agama yang saat ini paling banyak dianut oleh penduduk dunia. Kajian ini tidak menyinggung perpindahan agama yang saat ini menjadi tren di banyak negara maju.

Menurut Pew Research Center, data tahun 2015 memperlihatkan bahwa dari 7,3 miliar penduduk dunia, hampir sepertiganya memeluk Kristen (31%). Muslim menduduki proporsi terbesar kedua dengan 1,8 miliar atau setara dengan 24% dari populasi global.

Gabungan faktor keluarga muda dan tingginya tingkat kesuburan membuat bayi yang lahir di keluarga muslim  antara tahun 2030-2035 diperkirakan mencapai 225 juta, sementara bayi yang lahir dari orang tua Kristen sekitar 224 juta.

“Pada periode 2055-2060, bayi yang lahir di keluarga Muslim 232 juta, sementara di keluarga Kristen angkanya 226 juta,” menurut Pew Research.

Pada rentang 2015-2060, jumlah penduduk dunia diperkirakan meningkat 32% menjadi 9,6 miliar jiwa. Jumlah pemeluk Kristen diprediksi meningkat 34%, sedikit di atas laju pertambahan penduduk dunia, namun jauh lebih lambat jika dibandingkan dengan pertambahan pemeluk Islam.

Demikian analisis data yang dilakukan lembaga kajian ini.

Perubahan geografis

Saat ini, sebagian besar Muslim tinggal di kawasan Asia dan Pasifik, seperti di Indonesia, India, Pakistan, Bangladesh, Timur Tengah, Iran, dan Turki.

Indonesia memegang predikat sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, tapi predikat tersebut akan diambil alih oleh India pada 2050, kata tim peneliti Pew.

Disebutkan juga bahwa konsentrasi penduduk Muslim akan beralih dari kawasan Asia dan Pasifik ke Afrika dalam beberapa dekade ke depan.

Secara khusus, pertambahan penduduk Muslim terjadi di kawasan Afrika Sub-Sahara, yang disebabkan oleh tingginya tingkat kesuburan.

Pada 2040, kenaikan alamiah penduduk Muslim di Afrika Sub-Sahara lebih tinggi dari Asia.