Kapolri Tito Karnavian Terima Medali Penghargaan dari Rusia

Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian

Jakarta,Sayangi.Com– Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian menerima medali penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri Rusia, dalam rangka peringatan 100 Tahun Kerja Sama Kepolisian Internasional.

Medali penghargaan untuk Tito disematkan oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikhail Y Galuzin, di Wisma Duta Besar Rusia, Jalan Denpasar Raya, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/3).

Mikhail Y Galuzin mengatakan, Kapolri Tito Karnavian dinilai aktif memberi kontribusi dalam berbagai dialog dan kerja sama keamanan kedua negara.

“Saya sebagai duta besar merasa terhormat menyerahkan medali ini yang merupakan penghargaan pertama yang diterima Kapolri dari negara lain,” kata Galuzin, usai acara penyematan medali kehormatan di rumah dinasnya di Jakarta, Kamis (6/4).

Penghargaan tersebut juga sebagai apresiasi pemerintah Rusia atas penyelenggaraan Sidang Umum Interpol ke-85 di Bali tahun 2016 lalu yang dihadiri oleh 167 dari total 192 negara anggota PBB.

Dalam sidang tersebut Kepala Biro Pusat Interpol Nasional Kementerian Dalam Negeri Rusia Alexander Prokopchuk terpilih sebagai Wakil Presiden Interpol untuk Eropa, yang juga didukung Indonesia.

Kerjasama Bilateral

Usai menerima medali penghargaan, Kapolri mengatakan: “Medali ini menjadi simbol hubungan baik antara polisi Rusia dan Indonesia. Sebagai Kapolri saya akan memberikan perhatian khusus terhadap langkah-langkah untuk membangun hubungan yang lebih baik ke depan, tentu dengan difasilitasi oleh Dubes Rusia.”

Menurut Kapolri, kerja sama bilateral antara kepolisian Indonesia dan Rusia sangat baik karena hubungan diplomatik kedua negara yang stabil bahkan saat Perang Dingin.

“Pemerintah Rusia mengharapkan kerja sama ini terus berlanjut, termasuk pengamanan bagi warga negara Rusia yang tinggal maupun sedang berlibur di Indonesia,” kata Tito.

Ke depan, kata Tito, Polri akan melakukan kerja sama dengan Rusia dalam menangani isu-isu internasional seperti terorisme termasuk ISIS, peredaran narkotika, perdagangan manusia, dan kejahatan siber.

Selain itu, juga pengembangan program pelatihan bagi personel kepolisian, pertukaran informasi dalam upaya deradikalisasi dan kontra-ideologi, serta pengembangan teknologi peralatan intelijen.

Dalam kesempatan ini, Kapolri antara lain didampingi Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Arief Sulistyanto, dan Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar.

Sumber: Antara