Brocoli Sayuran Pencegah Kanker dan Peluntur Lemak

Foto Barmac
Foto Barmac

Jakarta,Sayangi.com-Brokoli adalah salah satu sayuran yang paling populer di seluruh dunia yang digunakan dalam berbagai hidangan dan masakan.Brokoli merupakan salah satu makanan yang dijuluki super food karena mengandung banyak zat besi, protein, kalsium, kromium, karbohidrat, .tinggi serat, antioksidan, vitamin A, B, C, K. Brokoli juga mengandung phytochemical penting dan antioksidan, senyawa anti kanker.

Seperti diungkapkan badan riset makanan Insitute of Research Food Inggris, brokoli memiliki unsur kimia bernama sulforaphane yang dipercaya bisa menahan efek berkelanjutan dari kanker. “Konsumsi brokoli dengan porsi besar atau brokoli dengan level sulforaphane tinggi, kemungkinan bisa lebih meminimalkan potensi kesakitan pada penderita kanker,” ucap koordinator penelitian, Prof. Richard Mithen, seperti dikutip situs BBC (6/4),

Sayuran ini berasal di Italia, nama ‘brokoli’ berasal dari kata broccolo Italia, yang berarti ‘cabang’. Tanaman ini pertama kali dibudidayakan di abad ke-17 atau ke-18. Di negara Inggris sayuran Brokoli dikenal dengan nama Beneforté.

Foto goMethodology
Foto goMethodology

Di kutip dari laman everydayhealth.com (6/4)Build a Better Body With Broccoli, Gilbert B, menuliskan beberapa manfaat brokoli bagi kesehatan tubuh,diantaranya:

1.Membantu program diet menurunkan berat badan,
Sayuran yang kaya akan serat seperti brokoli sangat mendukung program diet penurunan berat badan. Kandungan seratnya yang tinggi dapat membuat perut merasa kenyang lebih lama. Sayuran berwarna hijau ini juga mengandung vitamin dan mineral, serta rendah kalori.

Dalam 146 gram brokoli terkandung kurang dari 50 kalori, kalori yang rendah bagi mereka yang sedang berdiet.

2.Mencegah penyakit jantung.
Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang berbahaya. Penelitian dari Institute for Food Research (IFR) di Norwich Inggris, menunjukkan bahwa brokoli mengandung glucoraphanin, yang merupakan senyawa yang diyakini dapat membantu mencegah penyakit jantung.

Foto NDTV Food
Foto NDTV Food

3.Menjaga ketajaman penglihatan,
Kandungan lutein dan vitamin A yang ada dalam brokoli membuat sayuran ini memiliki kemampuan untuk menjaga kesehatan mata. Brokoli mengandung beta-karoten, yang merupakan zat yang akan melindungi mata dari katarak dan degenerasi makula.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kadar lutein yang tinggi pada sayuran brokoli dapat mencegah penurunan fungsi mata seperti katarak dan makula, juga sangat penting untuk menjaga kesehatan retina.

4.Menjaga kesehatan kulit
Memiliki kulit cantik, sehat dan terbebas dari segala permasalahannya adalah impian semua orang terutama wanita. Dalam brokoli terdapat senyawa glucoraphanin, yang dapat membantu memperbaiki kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari atau proses penuaan.Hal ini karena senyawa sulforaphane yang terkandung di dalamnya.

Selain itu, juga mengkonsumsi brokoli secara rutin dapat membantu untuk memperbaiki jaringan kulit yang rusak dan membuat kulit menjadi sehat dan bercahaya. Vitamin C, beta-karoten dan vitamin B kompleks, serta vitamin E yang terdapat pada brokoli sangat bagus untuk mempercepat proses regenerasi sel-sel kulit mati.

Foto Tasty Appetite
Foto Tasty Appetite

5.Mencegah kanker
Para ilmuan menyatakan bahwa brokoli memiliki sifat anti kanker yang dapat mencegah perkembangan sel kanker seperti kanker payudara, kandung kemih, usus besar, dan kanker ovarium.

Hal ini berkat kandungan fitokimia yang bernama indole dan isothiocyanate sehingga dapat mencegah penyakit kanker. Penelittian menunjukkan bahwa indole-3carbinol yang terkandung pada brokoli dapat mencegah hormon penyebab kanker, seperti kanker payudara dan kanker prostat.

Penelitian terbaru di Unniversitas Illinois menemukan bahwa sifat anti kanker pada brokoli dapat menngkat jika sayuran ini dikonsumsi dengan makanan pedas yang mengandung enzim tirosinase, seperti yang terdapat pada lobak, mustard, dan wasabi.

Penelitian lain yang dilakukan di Johns Hopkins University menemukan bahwa sulforaphane, sebuah isothiocyanate, dapat meningkatkan aktivitas enzim pelawan kanker. Selain itu, beta karoten yang terdapat pada brokoli di dalam tubuh dapat diubah menjadi vitamin A, yang juga dapat membantu mencegah kanker.

Sayuran jenis cruciferous adalah makanan yang mengandung fitokimia, yang merupakan zat anti kanker. Zat ini akan melindungi seseorang dari beberapa jenis kanker seperti kanker paru-paru dan kanker usus.

Menurunkan Kolesterol dan Hipertensi Hal ini karena brokoli mengandung serat potasium dan kromium yang berguna untuk menurunkan kolesterol dan mengatur tekanan darah

6.Menurunkan Kadar Gula Darah
Kromium, yang merupakan zat yang bisa mengatur kerja insulin serta mengontrol diabetes adalah salah satu zat yang terkandung dalam brokoli. Penderita diabetes atau pra-diabetes sangat baik mengonsumsi jenis sayuran ini setiap hari. Karena kandungan Kromium dalam brokoli sendiri mampu mengatur gula darah dan mencegah terjadinya lonjakan gula.