Jika Ada Penambahan Komisioner KPU dan Bawaslu, Ini Solusi DPR

Yandri Susanto / Foto: Sayangi.com/Fahri

Jakarta, Sayangi.com – Anggota Pansus RUU Pemilu, Yandri Susanto mengatakan, dalam draf RUU Pemilu 2019 muncul kesepakatan jumlah komisioner KPU akan ditambah menjadi 11 orang dan komisioner Bawaslu menjadi 7 orang.

Jumlah itu jauh lebih besar dari sebelumnya, di mana komisioner KPU hanya tujuh orang dan komisioner Bawaslu lima orang.

Jika nantinya ada tambahan, ia memastikan bahwa tambahan komisoner KPU-Bawaslu tersebut nantinya akan dipilih ulang melalui Pansel dan akan melewati fit and proper test.

“Ada semacam kesepakatan yang belum disahkan, terhadap evaluasi beban itu KPU pusat 11 dan KPU provinsi 5 atau 7, termasuk untuk Kabupaten dan Kota 3 atau 5 ada varian tergantung wilayahnya, Apakah ini jadi uu masih tanda tanya,” kata Yandri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (6/4).

Menurutnya, penambahan memang diperlukan mengingat beban Pemilu 2019 lebih berat dibanding Pemilu sebelumnya.

“Kalau benar ada penambahan, maka penambahan dengan pansel baru, dengan calon baru yang dimana digariskan dalam Undang-Undang baru berdasarkan syarat umur, keterwakilan perempuan, dan sebagainya,” tandasnya.

Sebelumnya, DPR resmi menetapkan 7 komisioner KPU dan 5 komisioner Bawaslu dalam Rapat Paripurna Kamis (6/4).

Berikut 7 nama komisioner KPU terpilih:
1. Pramono Ubaid Tanthowi
2. Wahyu Setiawan
3. Ilham Saputra
4. Hasyim Asy’ari
5. Viryan
6. Evi Novida Ginting Manik
7. Arief Budiman

Dan 5 nama komisioner Bawaslu terpilih:
1. Ratna Dewi Pettalolo
2. Mochammad Afifuddin
3. Rahmat Bagja
4. Abhan
5. Fritz Edward Siregar