Penonton Indonesia Membanjiri Konser Coldplay Di Bangkok

Gaya Panggung Coldplay. Foto PopCrush
Gaya Panggung Coldplay. Foto PopCrush

Jakarta, Sayangi.comColdplay adalah grup musik rock alternatif yang dibentuk di London, Britania Raya, pada tahun 1996. Grup musik ini terdiri dari Chris Martin sebagai vokalis utama, Jonny Buckland sebagai gitaris utama, Guy Berryman sebagai bassis, dan Will Champion sebagai drummer.

Coldplay menjadi terkenal dengan dirilisnya singel “Yellow” pada tahun 2000 dan dilanjuti oleh album debut Parachutes, yang masuk ke nominasi Mercury Prize. Album ke-2 mereka, A Rush of Blood to the Head (2002), memenangi beberapa penghargaan, termasuk Album of the Year dari NME. Sementara, singel Clocks dari album ini memenangi penghargaan Record of the Year di Grammy Award ke-46.

Album selanjutnya, X&Y menjadi album terlaris di dunia pada tahun 2005. Album ke-4 mereka, Viva la Vida or Death and All His Friends (2008), diproduksi oleh Brian Eno dan mendapat tanggapn positif, memenangi beberapa nominasi Grammy Award dan menang pada Grammy Award ke-51.

Saat memenangi Grammy Awards ke-51 di Staples Center di Los Angeles, 8 Februari 2009. Foto Steven McFall
Saat memenangi Grammy Awards ke-51 di Staples Center di Los Angeles, 8 Februari 2009

Pada tahun 2011, mereka merilis album ke-5 mereka, Mylo Xyloto, yang mendapat tanggapan positif yang beragam, memuncaki tangga album di 34 negara, dan merupakan album rock terlaris di Britania Raya tahun 2011. Pada Maret 2014, mereka mengumumkan album ke-6 mereka yang berjudul Ghost Stories dirilis pada 19 Mei 2014. Kemudian pada tahun selanjutnya, Coldplay kembali merilis album “A Head Full of Dreams” pada 4 Desember 2015.

Konser Coldplay di Bangkok yang akan berlangsung malam ini (7/4) menarik penonton tidak hanya dari Thailand tetapi juga dari sejumlah negara sekitar negeri Gajah putih itu.

Dari pantauan ANTARA News, penonton konser “A Head Full of Dreams” band asal Inggris itu didominasi dari Indonesia. Diah Apsari (34) asal Depok datang bersama suami. Dia mengaku tiba di Rajamangala Stadium pada pukul 08.00 waktu Bangkok (sama dengan WIB) untuk mengantre penukaran tiket.”Karena enggak ada di Indonesia jadi rela datang kesini,” ujar Diah kepada ANTARA News, Jumat.

Personel Coldplay. Foto Movies In Motion
Personel Coldplay. Foto Movies In Motion

Hal senada juga disampaikan kakak beradik Hana dan Nadia. Keduanya rela datang ke Bangkok selain karena band yang digawangi Chris Martin itu tidak menggelar konser di Indonesia, juga karena kehabisan tiket untuk konser di Singapura.Lebih dari itu, si adik Nadia yang duduk di bangku kelas 11 Sekolah Menengah Atas bahkan izin selama tiga hari untuk tidak sekolah.”Dapat izin dari orang tua. Enggak apa-apa, kalau enggak boleh, enggak mungkin di sini sekarang,” kata Nadia sambil tersenyum.

Nadia ini mengaku sangat menyukai lagu “Everglow“, sedangkan kakaknya menantikan Coldplay membawakan lagu “Yellow”. Coldplay dijadwalkan memulai konsernya pukul 21.00 waktu Thailand, konsernya dijadwalkan selama kurang lebih dua jam.

Dari berbagai sumber