Ledakan Maut Guncang Gereja Koptik Mesir, Sedikitnya 21 Jemaat tewas

Ledakan terjadi saat umat kristen Koptik mengikuti misa minggu Palem atau jelang perayaan Paskah, Minggu (9/4)/Foto: reuters

Kairo, Sayangi.Com– Ledakan hebat mengguncang sebuah gereja umat Kristen Koptik di Kota Tanta, utara Kairo, Mesir, pada Minggu (9/4), di saat jemaat mengikuti misa Minggu Palem atau jelang perayaan Paskah, salah satu hari suci umat Kristen.

CNN dan sejumlah Televisi melaporkan, sedikitnya 21 jemaat tewas dan 50 terluka akibat bom yang meledak di barisan depan jemaat gereja.

Sejauh ini, penyebab persis ledakan itu belum diketahui. Tetapi, dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak 2013, setelah militer menggulingkan pemerintahan Muhammad Mursi, kaum Kristen Koptik yang meliputi sekitar 10% dari 90 juta penduduk Mesir sering menjadi sasaran kekerasan.

Sejumlah kalangan pendukung Presiden terguling Muhammad Mursi, yang didukung oleh kelompok Ikhwanul Muslimin, menuding kelompok Kristen mendukung penggulingan tersebut.

Katedral Koptik di Kairo rusak akibat serangan bom pada Desember 2016/Foto: Reuters.

Dikutip dari BBC, pada bulan Desember tahun 2016, 25 orang tewas akibat serangan bom yang meledak di sebuah katedral Koptik di Kairo saat misa kebaktian.

Pada Februari 2017 lalu, kelompok ISIS merilis video berisi ancaman untuk melancarkan serangan terhadap umat Kristen Koptik, sehingga puluhan keluarga Kristen Koptik di provinsi Sinai Utara Mesir mengungsi ke sebuah Gereja Evangelis di kota Ismailiyah, dekat terusan Suez.