Malala Diangkat Jadi Warga Negara Kehormatan Kanada

Malala bersama PM Kanada Justine Trudeau di Ottawa, Rabu (12/4) /Foto: Reuters

Ottawa, Sayangi.Com– Pemenang hadiah Nobel Malala Yousafzai, pada Rabu (12/4) siang waktu Ottawa, menerima status warga negara kehormatan Kanada yang disampaikan langsung oleh PM Kanada Justine Trudeau.

Malala (19 tahun) adalah orang keenam, dan termuda, yang mendapat status warga negara kehormatan dari Kanada. Penerima lainnya termasuk Nelson Mandela dan Dalai Lama, demikian dikutip dari Reuters.

Saat menyampaikan sambutan, Malala memuji sikap terbuka Kanada di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Justin Trudeau terkait masalah pengungsi.

Kanada tahun lalu menerima 25.000 pengungsi dari Suriah, dan pada Januari 2017 Trudeau mengatakan melalui Twitter bahwa Kanada membuka diri bagi para pengungsi.

Trudeau menyatakan sikap Kanada itu di saat Presiden AS Donald Trump mengeluarkan larangan masuk ke AS kepada warga dari tujuh negara berpenduduk mayoritas Muslim.

“Selamat Datang di Kanada, adalah lebih dari sekedar judul berita atau tagar,” kata Malala dalam pidato di hadapan para anggota Parlemen Kanada, Rabu (12/4).

Malala menambahkan: “Saya berdoa bahwa (Kanada) terus membuka rumah dan hatinya bagi anak-anak dan keluarga paling tidak berdaya di dunia.”

Nama Malala Yousafzai mendunia dan menjadi simbol penting bagi kampanye pendidikan untuk anak-anak dan wanita, setelah seorang pria Taliban menembak kepalanya pada 2012. Taliban yang melarang perempuan Pakistan pergi ke sekolah, tidak menyukai Malala yang terus menganjurkan perempuan Pakistan untuk belajar ke sekolah.