Anies-Sandi Unggul di 5 Survei, 1 Survei Unggulkan Ahok-Djarot

Dua pasangan calon, Ahok-Djarot dan Anies-Sandi, sedang welfie (foto bersama) bersama Ira Koesno usai debat Pilkada DKI putaran kedua di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (12/4)

Jakarta, Sayangi.Com– Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua, sejak Minggu (16/4) hari ini memasuki masa tenang hingga hari pencoblosan pada Rabu 19 April. Selama tiga hari masa tenang, dua pasangan calon yakni Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) beserta tim pemenangan masing-masing dilarang melakukan kegiatan yang bersifat kampanye.

Menjelang masa tenang, enam lembaga survei telah merilis hasil survei tentang elektabilitas kedua pasangan calon, dimana lima diantaranya mengunggulkan pasangan nomor urut 3 Anies-Sandi. Hanya satu lembaga survei yakni Charta Politika yang mengunggulkan pasangan nomor urut 2 Ahok-Djarot.

Berikut ini ringkasan hasil survei tentang elektabilitas kedua pasangan calon dari enam lembaga survei yang telah dirilis pada 12 April hingga 15 April 2017.

1. Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC)

Hasil survei SMRC dirilis pada Rabu (12/4), dan hasilnya pasangan Anies-Sandi unggul tipis dari pasangan Ahok-Djarot. Elektabilitas Anies-Sandi 47,9 persen sedangkan Ahok-Djarot 46,9 persen. Ada 5,2 persen responden menyatakan tidak tahu dan tidak menjawab.

Survei SMRC ini dilaksanakan pada 31 Maret-5 April 2017 dengan jumlah responden 800, dan margin of error sebesar 4,7 persen.

2. LSI Denny JA

Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA dirilis pada Kamis (13/4), dan menyebutkan bahwa elektabilitas pasangan Anies-Sandi adalah 51,4 persen sedangkan pasangan Ahok-Djarot 42,7 persen.

Survei LSI Denny JA dilaksanakan pada 7-9 April 2017, dengan responden 440 orang, menggunakan metode multistage random sampling dan margin of error 4,8 persen.

3. Media Survei nasional (Median)

Hasil survei Median dirilis pada Sabtu (15/4), dan hasilnya Anies-Sandi unggul dengan tingkat elektabilitas 49 persen dibandingkan Ahok-Djarot 47,1 persen.

Survei Media dilaksanakan pada 13-14 April 2017 dengan melibatkan 550 responden. Survei ini menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error sebesar lebih kurang 4,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

4. Indikator Politik

Hasil survei Indikator Politik dirilis pada Sabtu (15/4), dan hasilnya Anies-Sandi unggul tipis dengan elektabilitas 48,2 persen dibandingkan Ahok-Djarot 47,4 persen.

Menurut Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi, survei ini dilaksanakan pada 12-14 April 2017 dengan jumlah responden 495. Survei dilakukan dengan menggunakan metode stratified systematic sampling, dengan margin of error sekitar 4,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Meski Anies-Sandi unggul, namun Burhanuddin menyatakan tidak dapat menyimpulkan siapa yang akan menang pada Pilkada DKI 2017 putaran kedua, karena selisih elektabilitas kedua calon sangat tipis.

5. Survei dan Polling Indonesia (SPIN)

Hasil survei SPIN dirilis pada Sabtu (15/4), dan hasilnya pasangan Anies-Sandi unggul dengan tingkat elektabilitas 52% dibandingkan elektabilitas Ahok-Djarot 43%. Ada 5% pemilih yang belum menentukan pilihan.

Survei SPIN dilakukan pada 8-13 April 2017 dengan wawancara tatap muka terhadap 761 responden. Margin of Error survei ini sekitar 3,1%.

6. Charta Politika

Satu-satunya hasil survei yang mengunggulkan pasangan Ahok-Djarot adalah Survei Charta Politika yang dirilis pada Sabtu (15/4). Menurut survei Charta Politika, elektabilitas pasangan Ahok-Djarot 47,3% sedangkan elektabilitas pasangan Anies-Sandi 44,8%.

Survei Charta Politika dilaksanakan pada 7-12 April 2017, melibatkan 782 responden, dan menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.