Jika Vonis Ahok Sesuai Tuntutan Jaksa, Pemuda Muhammadiyah Ajukan Banding

Ilustrasi / Foto: Istimewa

Jakarta, Sayangi.com – Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah akan melakukan langkah hukum lanjutan jika nantinya keputusan hakim dalam kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tetap mengikuti tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni satu tahun penjara dan 2 tahun percobaan.

“Kita lakukan langkah hukum berikutnya. Yang jelas Pemuda Muhammadiyah sebagai pelapor akan tetap berdiri pada proses hukum. Jadi kita akan lakukan langkah-langkah hukum berikutnya,” kata Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzhar Simanjuntak dalam diskusi bertajuk “Ahok, Jaksa dan Palu Hakim” di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (29/4).

Dikatakan Dahnil, salah satu langkah hukum yang akan dilakukan oleh pihaknya adalah mengajukan banding apabila putusan hakim tetap mengikuti tuntutan JPU.

“Misalnya kita akan dorong banding, dan kalau ada proses hukum berikutnya, tentu nanti ada tim hukum yang bicara itu,” terangnya.

Dia berharap hakim tetap memperhatikan apa yang disebut dengan fakta yuridis dan fakta sosiologis yang hadir di persidangan. Dia juga berharap hakim menggunakan hati nuraninya dan kemudian melihat fakta-fakta itu sebagai dasar untuk membuat keputusan.

“Bisa jadi hakim memutuskan diluar tuntutan jaksa. Kalau menurut kita, apa yang dituntut oleh jaksa kan semuanya justru di luar dakwaan yang dia buat sendiri. Itu yang saya sebutkan jaksa melakukan penghinaan terhadap nalar publik, dia sendiri menghina nalarnya juga,” tutur Dahnil.

“Oleh sebab itu, penting hakim tidak melakukan hal yang serupa (dengan jaksa),” tandas dia. (iy)