Man of The Match Juventus vs Monaco: Dani Alves

Dani Alves / Foto: Goal

Turin, Sayangi.com – Dani Alves menegaskan statusnya sebagai bek kanan terbaik dunia, seiring Juve menang telak atas Monaco.

Melihat performa Dani Alves bersama Juventus musim ini, tentu Barcelona akan meratapi keputusan untuk melepasnya secara gratis. Apalagi sang bek kanan tampil dominan ketika Juventus menang 2-1 (agregat 4-1) atas AS Monaco di semi-final Liga Champions, Rabu (10/5) dini hari WIB.

Alves melanjutkan performa gemilangnya di leg pertama. Tak hanya pandai bertahan, bek Brasil itu turut menampilkan kapasitasnya dalam menyerang. Satu assist bayangan diciptakan untuk gol Mario Mandzukic, sementara dirinya mencetak gol spektakuler yang mengunci kelolosan Bianconeri.

Aksi gemilang Alves terlihat jelas di menit ke-33 dan ke-44. Serangan cepat Juventus yang dimulai dari lemparan Buffon berlanjut di kaki Alves. Dengan tenang, ia melambungkan umpan manis untuk Mandzukic. Sundulan Mandzukic mampu digagalkan oleh Subasic, tapi sang striker langsung menyambar bola muntah dan membawa Juve unggul.

Momen puncak Alves tercipta semenit jelang jeda turun minum. Mengambil posisi di luar kotak ketika sepak pojok, eks bintang Sevilla itu siap sedia menyambut bola muntah. Benar saja, tinjuan Dani Subasic membuahkan bola liar yang jatuh ke depan kotak. Bukannya mengontrol, Alves malah menghantam bola dengan kaki kanan dan menyarangkannya ke gawang Subasic.

Adapun terlalu remeh jika hanya menghitung Alves dari gol dan assistnya malam ini. Pengaruh pemain kelahiran Bahia itu tampak jelas dari setiap aspek. Ia merupakan pemain Juve yang paling banyak menciptakan peluang. Total tiga peluang diciptakannya malam ini dengan akurasi umpan 91 persen.

Bintang berusia 33 tahun itu turut disiplin untuk meredam serangan cepat Monaco. Kylian Mbappe, Radamel Falcao, dan Joao Moutinho kesulitan menembus sektor kanan Juve karenanya. Ini terkulminasi dalam enam tekel yang dilakukannya, lebih banyak dari pemain mana pun dalam pertandingan ini.

Impresi Alves di atas lapangan Juventus memang tidak bisa diganggu-gugat. Walau sudah menginjak kepala tiga, ia masih membuktikan dirinya layak disebut bek kanan terbaik dunia. Massimiliano Allegri tentu berharap pengaruh positif ini terus berlanjut, setidaknya hingga final Liga Champions 2017. (goal)