Kata Veronica Usai Diancam Mendagri Gara-gara Kritik Rezim Jokowi

Veronica Koman / Foto: Istimewa

Jakarta, Sayangi.com – Pengacara Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Veronica Koman Liau akhirnya buka suara. Ia menanggapi ancaman Mendagri Tjahjo Kumolo yang mempermasalahkan pernyataannya yang menyebut rezim Jokowi lebih parah dari rezim SBY.

Veronica mengaku belum menerima surat permintaan klarifikasi dari Mendagri.

“Sampai sekarang saya belum terima suratnya. Jadi saya belum bisa komentar,” kata Veronica kepada wartawan, Jumat (12/5).

Veronica menyatakan, akan menyampaikan penjelasan atau klarifikasi jika sudah menerima surat tersebut.

“Saya akan menyampaikan komentar, berdasar surat itu. Jadi saya perlu baca dulu,” jelasnya.

Diketahui, pasca-Ahok divonis 2 tahun penjara pada Selasa (9/5) lalu, sejumlah relawan Ahok mendatangi Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang, Jakarta Timur. Mereka berorasi di depan rutan.

Ketika orasi sudah di tangan Veronica, ia langsung mengkritik keras kepemimpinan Jokowi. Ia menyebut bahwa pemerintahan Jokowi tidak lebih baik dari pendahulunya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Saya dimarahi oleh Ahok sampai kena muncrat-muncrat jigongnya. Tapi, saya berdiri di sini membela Ahok, karena keadilan yang diinjak-injak. Rezim Jokowi adalah rezim yang lebih parah dari rezim SBY,” kata Veronica malam itu.

Orasi itu pun membuat Tjahjo Kumolo meradang dan mengancam akan menempuh jalur hukum, bila dalam waktu satu minggu Veronica tidak memberikan penjelasan atau klarifikasi.

“Saya segera akan kirim surat kepada dia, untuk dalam waktu satu minggu menjelaskan, mengklarifikasi apa maksud pernyataan terbukanya yang memprovokasi, memfitnah dengan kata-kata yang tidak pantas,” kata Tjahjo Kumolo, Kamis (11/5).

Menurut Tjahjo, ancamannya untuk menempuh jalur hukum dilakukan untuk mendidik masyarakat agar selalu hati-hati ketika menyampaikan pendapat, apalagi tanpa didasari bukti yang jelas.

“Saya Mendagri bagian dari rezim pemerintahan Pak Jokowi merasa tersinggung dengan ucapan orang tersebut yang mengaku simpatisan Ahok. Saya akan melaporkan ke polisi,” kata Tjahjo.