Emmanuel Macron Dilantik Di Bawah Guyuran Hujan dan Keamanan Ketat

Francois Hollande menyambut Emmanuel Macron di Istana Elysee, Minggu (14/5) /Foto: Getty Images

Paris, Sayangi.Com– Emmanuel Macron, Minggu (14/5) hari ini resmi dilantik sebagai Presiden Prancis menggantikan Francois Hollande.

Sekitar 1.500 polisi ditempatkan di sekitar Istana Elysee di pusat Kota Paris yang menjadi tempat pelantikan, dan jalan-jalan sekitarnya diblokir.

Dikutip dari laman the guardian, Macron (39) yang tercatat sebagai presiden termuda dalam sejarah politik modern Prancis, tiba di Istana Élysée dengan iring-iringan mobil. Selanjutnya, ia menyusuri karpet merah di bawah hujan deras dan disambut pendahulunya Francois Hollande.

Istri Macron, Brigitte Brigitte Trogneux, tiba secara terpisah kemudian diikuti oleh keluarga mereka satu persatu.

Setelah bertemu Macron selama satu jam, Hollande meninggalkan Istana Elysee dan mendapat tepuk tangan dari para pegawai istana kepresidenan dan dewan konstitusional. Lalu, Laurent Fabius mengumumkan hasil resmi pemilihan presiden Prancis yang dimenangkan Macron. Maka resmilah Emmanuel Macron mengambil alih kepemimpinan Prancis dari Hollande.

Istri Macron, Brigitte Trogneux, tiba secara terpisah setelah hujan reda /Foto: Getty Images

Francois Hollande adalah orang yang berjasa melejitkan karir politik Macron, menarik  Macron dari dunia perbankan untuk menjadi penasihatnya lalu mengangkat jadi menteri ekonomi di kabinetnya.

“Saya tidak menyerahkan kekuasaan kepada lawan politik, ini jauh lebih sederhana,” kata Hollande tentang Macron.

Setelah acara makan siang formal, Emmanuel Macron mengunjungi balai kota Paris, dan bertemu dengan Walikota Paris Anne Hidalgo, untuk beramah tamah dengan masyarakat.

Saat kampanye pilpres, Macron memiliki rencana ambisius mereformasi Uni Eropa dan menciptakan model pertumbuhan baru di Prancis yang mampu meningkatkan mobilitas sosial dan membantu lingkungan.

Lawatan ke luar negeri pertama Emmanuel Macron adalah ke Berlin Senin besok, sesuai tradisi para presiden Prancis yang mengunjungi Jerman segera setelah mereka dilantik.

Sabtu kemarin Angela Merkel, kanselir Jerman, menjanjikan dukungan Jerman kepada Macron. “Kami akan menempuh apa saja, bukan saja demi Prancis tapi juga untuk menciptakan jalan Eropa bersama Prancis,” kata Merkel.

Karpet merah di Istana Elysee