Ahli Hukum Pidana: Rizieq dan Firza Bisa Jadi Tersangka Dugaan Chat Mesum

Ahli Hukum Pidana Universitas Trisakti, Efendi Saragih di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/5).
Ahli Hukum Pidana Universitas Trisakti, Efendi Saragih di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/5).

Jakarta, Sayangi.com – Ahli hukum pidana Efendi Saragih mengatakan saksi dalam dugaan chat mesum yakni Imam Besar FPI habib Rizieq Shihab dan Firza Husein dapat dinaikkan statusnya menjadi tersangka. Karena menurutnya, ada unsur kesengajaan dalam chat tersebut.

“Ya bisa juga (Rizieq dan Firza jadi tersangka). Karena ia sendiri yang menyuruh supaya Firza membuat foto itu,” ujar Efendi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (16/5).

Ahli hukum pidana Universitas Trisakti ini juga mengungkapkan dirinya datang ke Mapolda Metro Jaya karena undangan dari penyidik. Ia menilai dalam kasus dugaan chat mesum tersebut sudah memenuhi unsur pidana.

“Sesuai dengan fakta yang ada yang dikumpulkan oleh penyidik, ya memenuhi unsur pidana. Seperti ada foto-foto, pengiriman, bahkan itu diminta dan disuruh mengirimkan gambar. Seperti pornografi,” jelasnya.

Bila terbukti benar, lanjut Efendi, Rizieq dan Firza dapat dihukum cukup berat. Karena dalam Undang-Undang pornografi, pelaku dapat diancam dengan pidana 12 tahun penjara.

“Ya 12 tahun kalau nggak salah di UU Pornografi, cukup berat juga. Sesuai dengan fakta-fakta yang kita lihat ya sudah cukup (tersangka),” paparnya.

Lebih jauh Efendi mengatakan, selain pelaku, penyebar dugaan chat mesum tersebut juga dapat dipidana. Selain itu, menurut keterangan forensik, chat tersebut bukan rekayasa.

“Forensik kan yakin itu bukan rekayasa, chatnya. Ya mestinya penyebarnya pun kena juga, tapi kan yang bersangkutan juga yang mengirimkan ke pihak lain,” tukasnya.