LSI: Setelah Dukung Jokowi, Elektabilitas Golkar Meningkat

Rapimnas Partai Golkar di Hotel Novotel Balikpapan (Foto: @DPP_Golkar)

Balikpapan, Sayangi.Com– Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menilai, dukungan Partai Golkar kepada Presiden Joko Widodo sebagai calon presiden untuk Pemilu 2019, memberikan pengaruh signifikan terhadap elektabilitas partai tersebut.

Saat menyampaikan presentasi di Rapimnas II Partai Golkar, di Balikpapan, Kaltim, Minggu (21/5), peneliti LSI Adjie Alfaraby memaparkan bahwa elektabilitas Partai Golkar berdasarkan survei LSI pada Maret 2016 adalah 12,2 persen.

Setelah Partai Golkar mengumumkan akan mendukung Joko Widodo sebagai calon presiden pada Rapimnas I di Jakarta, akhir Juli 2016, elektabilitas Partai Golkar pada Oktober 2016 naik signifikan menjadi 15,6 persen.

“Naiknya elektabilitas ini, berdampak pada pilkada serentak tahun 2017, dimana Partai Golkar meraih kemenangan tertinggi yakni 58 persen dari 101 daerah yang melaksanakan Pilkada tahun 2017,” kata Alfaraby.

Menurut Alfaraby, hasil itu merupakan perolehan tertinggi dan satu-satunya partai politik yang memperoleh kemenangan lebih dari 50 persen.

Ia berpendapat, jika Partai Golkar mampu memenangkan pilkada serentak tahun 2018, maka peluang untuk memenangkan Joko Widodo pada pemilu 2019 akan semakin besar.

Sementara itu, peneliti lembaga survei Indo Barometer, Hadi Suprapto Rudli, mengatakan, sampai saat ini elektabilitas Presiden Joko Widodo tetap tinggi.

Menurut Hadi, dari hasil survei yang dilakukan Indo Barometer pada Maret 2017, masyarakat yakin terhadap kemampuan Presiden Jokowi memimpin Indonesia sebesar 69,2 persen. Masyarakat yang menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Jokowi sebesar 64 persen. Dan masyarakat yang menginginkan Jokowi memimpin kembali Indonesia sebesar 57,6 persen.

Sumber: Antara