OTT BPK: 4 Orang Tersangka, Uang Rp1,145 Miliar & USD 3 Ribu Disita

Penyidik KPK memperlihatkan barang bukti yang turut disita dalam OTT auditor BPK

Jakarta, Sayangi.com – KPK memberikan penjelasan resmi seputar operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan auditor BPK dan Irjen Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi.

Dalam konferensi pers bersama antara pimpinan KPK dan BPK di Gedung KPK Jakarta, Sabtu (27/5) dijelaskan, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut yaitu Irjen Kemendes PDTT Sugito, Auditor BPK Ali Sadli, pegawai Eselon I BPK Rohmadi Saptogiri dan pegawai eselon III Kemendes PDTT Jarot Budi Prabowo.

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pada Jumat (26/5) kemarin, tim KPK menyita Rp 40 juta yang diduga diberikan oleh Irjen Kemendes Sugito kepada auditor BPK Ali Sadli. Kemudian di ruang kerja pejabat eselon I BPK Rochmadi Saptogiri, KPK menemukan uang sejumlah Rp 1,145 miliar dan USD 3 ribu, tetapi peruntukan uang itu masih didalami.

“Rp 1,14 miliar dan USD 3 ribu ditemukan di dalam brankas di ruang kerja RS (Rochmadi Saptogiri). Jumlah ini, KPK masih mempelajarinya, apakah masih berhubungan dengan kasus ini atau tidak, statusnya akan ditentukan kemudian,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di kantornya KPK Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (27/5/2017).

Sebelumnya di tempat yang sama, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan uang Rp 40 juta yang disita itu merupakan bagian dari komitmen fee Rp 240 juta. Agus menyebut sebelumnya pada awal Mei 2017, telah terjadi penyerahan uang Rp 200 juta.