Tak Ada Fraksi yang Mengikat, DPD Bisa Lebih Liar dari DPR

Suasana diskusi bertajuk 'DPD Untuk Apa?' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/5). (Foto: Sayangi.com/Fahri)

Jakarta, Sayangi.com – Di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, tidak ada fraksi yang mengikat para anggotanya seperti di DPR. Karenanya, anggota DPD bisa lebih liar dibanding DPR.

Begitu disampaikan Analis Politik, Makmun Murod Al Barbasy, dalam diskusi bertajuk “DPD Untuk Apa”, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (26/5).

“DPD sangat liar, fraksinya banyak. Sekali konflik muncul, maka riaknya akan lebih besar daripada DPR,” kata Makmun.

Karenanya Makmun menilai, posisi politik DPD yang seperti itu justru membuatnya menjadi lebih seksi secara politik. Posisi Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang (Oso), yang juga menjabat Ketua Umum Partai Hanura, semakin kuat.

“Pengangkatannya sebagai Ketua DPD sempat jadi polemik, namun sebetulnya tidak ada masalah yang krusial secara hukum. Secara konstitusi tidak ada yang dilanggar Pak Oso. DPD ini akan lebih menarik sampai 2019,” terang Makmun.

Meski demikian, dia melihat posisi DPD secara konstitusional masih sangat lemah. Pasalnya, kewenangan yang dimiliki DPD sangatlah terbatas.

“Meski seksi, secara konstitusional DPD lemah,” tukasnya.