Kapolres Jaktim Bikin Tulisan Soal Pancasila dan Rantai Nasionalisme

Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo

Jakarta, Sayangi.com – Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol DR (C) Andry Wibowo, SIK. MH. MSI membuat tulisan yang diberi judul “Pancasila 1 Juni 1945 Dan Rantai Nasionalisme Indonesia”.

Tulisan tersebut didasari atas kepritahinan Andry terkait teror bom di Kampung Melayu yang menyisakan luka bagi bangsa Indonesia, khususnya Kepolisian RI, serta dalam rangka memperingati Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni.

Dalam tulisannya, Andry menyebut teror yang ada di Indonesia tak bisa dilepaskan dari goncangan ideologi dan ekstrimisme yang melanda dunia. Dia mengajak agar bangsa Indonesia mengembalikan kesadaran kolektif berbangsa dan bernegara melalui rantai nasionalsime Indonesia yang berdasarkan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Berikut adalah tulisan lengkap Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol DR (C) Andry Wibowo, SIK. MH. MSI yang diterima Sayangi.com di Jakarta, Minggu (28/5/2017).

“ Pancasila 1 Juni 1945 Dan Rantai Nasionalisme Indonesia “

Dunia Sedang Mengalami Goncangan Ideologis Yang Dasyat
Ektremisme Dan Kekerasan Kolektif Terjadi Di Berbagai Belahan Dunia.
Tidak terkecuali Indonesia, Negara Yang Kita Diami, Rumah Bagi Multi Etnis Dan Multi Kebangsaan.

Teror Kampung Melayu Tidak Saja Meninggalkan Duka
Tetapi Juga Menyentak Rasa Nasionalisme Bagi Mereka
Yang Masih Mencintai Negara ini dan Menjadikan Negara ini
Sebagai Rumah Pancasila, Rumah Kedamaian Bagi 250-an juta Rakyatnya.

Polisi muda menjadi syuhada negara untuk kita semua
Sudah cukup kekerasan kolektif atas dasar agama terjadi di negeri ini.
Kita kembalikan kesadaran kolektif berbangsa dan bernegara
bahwa Pancasila adalah rumusan ideologis terbaik untuk negara dan Bangsa Ini.

Warisan Sosial Yang Paling Berharga Yang Ditinggalkan Oleh Para Pendiri Bangsa dan Negara Indonesia. Mari Kita Saling Menyapa dan Merangkul Sebagai Satu Bangsa.
Bergandengan Tangan Dari Aceh Hingga Papua, dari Pulau Miangas Hingga Pulau Rote Menjadi Rantai Nasionalisme Indonesia Yang Berdasakan Pancasila, NKRI, Bhinneka
Tunggal Ika dan UUD 1945.

Rantai Nasionalisme Indonesia Itulah Akan Menjadi Benteng Yang Kuat Bagi Negera Ini yang Masih Mengejar Mimpi Panjang Kolektif Sebagai Bangsa Yang Maju, Bersatu dan Beradab. Sejuta Musuh, Pengganggu Pancasila Dan Indonesia Harus Kita Hadapi, Meskipun Kita Tinggal Sendiri Untuk Melawannya.

Salam Pancasila
Untuk Indonesia Bersatu dan Berkeadilan
DR (C). AW , 1 Juni 2017