100 Advokat Kembali Datangi Bareskrim Laporkan Fitnah Terhadap JK

Wapres Jusuf Kalla

Jakarta, Sayangi.com – Sekitar 100 orang pengacara yang tergabung dalam Advokat Peduli Kebangsaan akan menyambangi Bareskrim Mabes Polri untuk melengkapi laporan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan fitnah yang dilakukan Silfester Matutina kepada Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Sedianya mereka akan tiba di Bareskrim Mabes Polri pada pukul 10.00 Wib untuk menyerahkan surat kuasa khusus dari keluarga besar JK dalam rangka melengkapi laporan sebelumnya.

“Kemarin kan kita belum dapat kuasa langsung dari keluarganya, nah sekarang ini kita sudah punya, jadinya hari ini kita lengkapi dan persiapan untuk BAP korban,” kata perwakilan Advokat Peduli Kebangsaan, M Ihsan, saat dihubungi, ‎Senin (29/5).

Dijelaskan Ihsan, setelah menerima laporan pertamanya, polisi telah melakukan gelar perkara atas kasus tersebut.

“Iya gelar perkara kan internal penyidik untuk mencari pasal-pasalnya, kronologisnya, hari ini kita diminta melengkapi surat kuasa dari keluarga (JK) setelah itu akan diperiksa,” terang Ihsan.

‎Diketahui, pada Senin 22 Mei 2017 lalu, Advokat Peduli Kebangsaan menyambangi Bareskrim Mabes Polri guna melaporkan kasus dugaan pencemaran nama baik Wapres JK oleh Silfester Matutina. Saat itu, Polisi meminta tim Advokat untuk melengkapi berkas surat kuasa dari keluarga Wapres JK.

‎Mereka melaporkan perbuatan Silfester ke polisi karena diduga melanggar pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Dalam orasinya, Silfester menyebut Wapres JK sebagai akar penyebab kerusuhan di Pilgub DKI lantaran sengaja menggunakan isu SARA dan rasial untuk memenangkan paslon tertentu. JK, ujar Silfester, berkepentingan dengan Pilgub DKI demi memuluskan langkah di Pilpres 2019 dan untuk membangun dinasti korupsi.‎