Ponpes Sunan Kalijaga Apresiasi Polri Dalam Kasus Pornografi Rizieq

Habib Rizieq Shihab

Jakarta, Sayangi.com –  Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Kalijaga Beny Susanto mengatakan, Ponpes Sunan Kalijaga mengapresiasi kinerja Polri dalam menangani kasus dugaan chat pornografi, yang menyeret nama Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. Menurutnya Polri telah bekerja secara profesional, tranparan dan akuntabel.

“Inilah cermin bernegara hukum yang demokratis, kepastian, keadilan hukum dan HAM dijunjung tinggi. Siapapun yang diduga melanggar hukum akan berhadapan dengan penegak hukum, demi keadilan dan kepastian,” ujar Beny dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/5).

Beny juga mengimbau kepada semua pihak untuk menghormati dan ikuti proses yang sedang berlangsung dengan mengedepankan sikap bijaksana dan dewasa. Karena ia merasa tidak ada upaya dari Polri untuk merekayasa atau mengkriminalisasi satu pihak dalam kasus tersebut.

“Penodaan agama, penghinaan dasar negara, dugaan pornografi merupakan persoalan hukum yang telah diatur dalam UU, bukan rekayasa. Semua proses hukum berjalan tranparan dan diawasi banyak pihak,” bebernya.

Lebih jauh ia juga meminta Rizieq untuk kembali ke Indonesia guna menjelaskan kasus yang menjeratnya itu. Karena menurut Beny, status tersangka yang disandang Rizieq belum tentu membuktikan bahwa Rizieq bersalah.

“Semoga melalui berkah bulan suci Ramadhan, Habib Rizieq Shihab dapat segera kembali ke tanah air, mengikuti proses yang terus berlangsung. Jikapun tidak bersalah akan dapat dibuktikan secara tranparan di muka pengadilan,” katanya.

Polri, kata Beny, telah menjalankan fungsi sebagai penegak hukum dalam kasus yang juga menyeret nama Firza Husein itu. Oleh karena itu, Beny mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan mengawasi kinerja Polri.

“Mari kita dukung dan awasi kinerja Polri, untuk Indonesia yang demokratis, berdaulat, adil dan sejahtera,” pungkasnya.