Pengacara Rizieq Ajukan Praperadilan, Polisi: Itu Lebih Bagus

Kombes Pol Argo Yuwono (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)
Kombes Pol Argo Yuwono (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Kuasa hukum pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab menyatakan kemungkinan akan mengajukan gugatan praperadilan terhadap penetapan tersangka dugaan penyebaran percakapan dan foto pornografi ke pengadilan.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, praperadilan merupakan hak dari tiap pengacara dalam usaha membela kliennya. Bahkan Argo menyebut, mengajukan praperadilan lebih baik daripada membuat opini di masyarakat.

“Ya begitu kita harapkan, lebih bagus gitu (mengajukan praperadilan) daripada membuat opini di masyarakat, buktikan disitu,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (30/5).

Selain itu, Argo juga membantah opini pengacara Rizieq yang menyatakan Rizieq adalah tersangka rekayasa. Karena menurutnya, penetapan Imam Besar FPI tersebut sebagai tersangka sudah sesuai aturan.

“Kegiatan (penetapan tersangka) ini sudah melalui proses penyidikan, laporan. Sudah kita lalui semua, kita mengikuti aturan,” tegasnya.

Hal tersebut, kata Argo, dapat dilihat dari Undang-Undang yang berlaku. Pasalnya penyidik telah mendapatkan dua alat bukti untuk menjerat Rizieq sebagai tersangka.

“Sesuai KUHAP, dua alat bukti sudah cukup, keterangan saksi, keterangan saksi ahli mengarahkan kesana,” jelas Argo.

Lebih jauh Argo juga mengatakan, saat ini polisi tengah fokus mengupayakan pemeriksaan Rizieq. Mengenai pasal yang dijeratkan, Argo mengatakan Rizieq dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 8 juncto Pasal 34 Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi.