Kuasa Hukum: Penetapan Rizieq Tersangka Bisa Timbulkan Kemarahan Umat

Kapitra Ampera (Foto: Sayangi.com/Fahri)
Kapitra Ampera (Foto: Sayangi.com/Fahri)

Jakarta, Sayangi.com – Penetapan tersangka terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab atas kasus dugaan chat berkonten porno dikhawatirkan akan membuat kemarahan umat Islam.

Kuasa hukum Rizieq, Kapitra Ampera meyakini hal itu, dan dia mengaku tidak bisa berbuat apa-apa jika nantinya akan ada aksi turun ke jalan besar-besaran umat Islam karena marah atas penetapan tersangka itu.

“Saya kira semua umat Islam marah dengan Habib Rizieq dijadikan tersangka,” kata Kapitra saat dihubungi, Selasa (30/5).

Dia mengaku merasa ada keanehan kenapa Rizieq dijadikan tersangka secara tiba-tiba. Sementara pelaku penggunggah chat berkonten pornografi di media sosial sama sekali belum dipanggil pihak Polda Metro Jaya. Menurutnya, penetapan tersangka tersebut memang sengaja ditargetkan kepada Rizieq.

“Ini namanya tirani penegakan hukum,” ujarnya.

Diketahui, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pihaknya telah menetapkan Habib Rizieq sebagai tersangka kasus dugaan chat dengan konten pornografi dengan tersangka Firza Husein.

Argo mengatakan, penyidik telah mengantongi cukup alat bukti terkait penetapan tersangka ini. Beberapa bukti antara lain percakapan chat WhatsApp yang diduga dilakukan Habib Rizieq dengan Firza Husein, dan ponsel milik Habib Rizieq.

Dalam hal ini Habib Rizieq disangka dengan Pasal 4 ayat 1 juncto 29 dan atau Pasal 6 juncto 32 dan atau Pasal 8 juncto 34, Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tenang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.