Habib Rizieq Tersangka, HTI: Bukti TelahTerjadi Kriminalisasi Ulama

Jubir HTI Ismail Yusanto / Foto: Istimewa

Jakarta, Sayangi.com – Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto menilai penetapan tersangka terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab oleh Polda Metro Jaya merupakan bukti bahwa kriminalisasi ulama memang terjadi di Indonesia.

“Dengan penetapan Habib Rizieq sebagai tersangka, maka publik semakin mendapatkan bukti bahwa sekarang ini tengah terjadi apa yang namanya kriminalisasi ulama,” ujar Ismail saat dihubungi, Selasa (30/5).

Menurutnya, penetapan tersangka kepada Rizieq ini bukan tidak mungkin bakal membuat umat melakukan aksi besar seperti yang terjadi pada aksi 411 dan 212. Pasalnya, hal itu telah memicu kemarahan umat yang luar biasa.

“Saya kira aksi 411 dan 212 kemarin dipicu oleh ketidakadilan yang begitu mencolok mata, dimana penista agama tidak mendapatkan penegakan hukum sebagaimana mestinya,” ujar Ismail.

“Apalagi ketika ketidakadilan itu terus terjadi bahkan sekarang menimpa tokoh yang menjadi penggerak utama dalam aksi menuntut keadilan. Saya kira pasti ini memicu kemarahan baru,” tukasnya.

Diketahui, Rizieq ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pornografi akibat chat mesum yang ada di situs Baladacintarizieq.com. Penetapan tersangka Rizieq dilakukan usai penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan gelar perkara, Senin (29/5) siang.

Selain Rizieq, penyidik juga telah lebih dulu menetapkan Firza Husein sebagai tersangka. Saat ini, berkas perkara Firza sendiri sudah dilimpahkan ke kejaksaan.