Diduga Hina Presiden dan Kapolda Metro Sebagai PKI, Alfian Tanjung Ditahan

Jakarta, Sayangi.com – Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto mengatakan, saat ini Alfian Tanjung sudah menjadi tersangka. Sedangkan, mulai hari ini Alfian sudah ditahan.

“Dari dua alat bukti yang ada, Alfian Tanjung kini berstatus tersangka. Yang bersangkutan dtangkap pada Senin kemarin dan telah ditahan pada Selasa, (30/05) hari ini,” ujar Ari di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (30/5).

Ari juga mengatakan, Alfian diamankan lantaran video ujaran kebencian yang dilakukannya. Pasalnya, Alfian secara terang-terangan melayangkan tuduhan tanpa dasar terhadap Presiden hingga Kapolda Metro Jaya sebagai PKI.

“Ini fatal untuk kehidupan berbangsa dan bernegara. Belum lagi jika anak-anak sampai menyaksikan video itu lalu mencontohnya” tegasnya.

Lebih jauh Ari menuturkan, tuduhan seperti yang diucapkan Alfian itu harus dibuktikan secara hukum. Apalagi, dalam video tersebut, salah satu yang ia tuduh adalah seorang kepala negara.

“Apalagi dengan melabelkan Presiden satu negara, negaranya sendiri, hingga Kapolda Metro Jaya dengan PKI. Alfian harus membuktikan tuduhannya itu di meja hijau,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, penahanan Alfian merupakan kewenangan penyidik. Karena menurut Martinus, penyidik pasti memiliki pertimbangan untuk memutuskan sesuatunya.

“Penahanan ini karena penyidik menganggap bahwa tersangka layak untuk ditahan. Hal ini karena beberapa pertimbangan, karena pertimbangan apakah menghilangkan barang bukti atau mengulangi perbuatannya,” ujar Martinus di Mabes Polri.