Satu Anggota Polri Korban Luka Bom Kampung Melayu Dirawat di Singapura

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto (tengah) saat memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Selasa (30/5). (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Selain membuat tiga orang anggota Polri gugur, bom bunuh diri di Kampung Melayu juga membuat beberapa orang anggota Polri terluka. Salah satu anggota Polri yang mengalami luka cukup serius adalah Bripda Yogi Aryo Yudistiro.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, saat ini Bripda Yogi telah dipindahkan ke General Hospital Singapura. Hal tersebut menurut Setyo, dilakukan agar Bripda Yogi mendapatkan perawatan yang lebih intensif.

“Saya ingin sampaikan bahwa korban bom Kampung Melayu atas nama Bripda Yogi Aryo Yudistiro dievakuasi ke Singapura untuk dirawat lebih lanjut di RS General Hospital Singapura,” ujar Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/5).

Setyo juga mengatakan, keadaan Bripda Yogi cukup parah. Oleh karena itu, akhirnya pihak kepolisian dan tim dokter yang merawat memutuskan membawa Yogi ke Singapura.

“Kondisi Bripda Yogi mata kiri total rusak. Rekomendasi polri untuk dibawa ke Singapura, diantar oleh dokter dari RS Polri,” tegasnya.

Lebih jauh Setyo mengatakan, Bripda Yogi adalah salah satu putra terbaik bangsa yang dimiliki keluarga besar Polri. Oleh karena itu, Setyo meminta masyarakat ikut mendoakan kesembuhan dari Bripda Yogi.

“Kami juga meminta doa dari masyarakat agar rekan sejawat kami, Bripda Yogi dapat segera diberikan kesembuhan,” kata Setyo.