Kata HTI, Harusnya Habib Rizieq Dapat Penghargaan, Bukan Dijadikan Tersangka

Ismail Yusanto

Jakarta, Sayangi.com – Ditetapkannya Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menjadi tersangka kasus dugaan chat dengan konten pornografi oleh Polda Metro Jaya mengundang reaksi banyak kalangan. Salah satunya adalah Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto.

Ismail mengatakan, sepatutnya justru pemerintah memberikan penghargaan terhadap Rizieq karena dianggap telah berjasa dalam menegakan keadilan di tanah air.

Disebutkan Ismail, salah satu jasa Ketua Dewan Pembina GNPF-MUI  tersebut yakni ketika berhasil memimpin jutaan manusia melakukan aksi damai menuntut Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diproses secara hukum.

“Harusnya pemerintah memberikan apresiasi karena peran beliau yang membuat aksi bisa damai.  Itu teruji saat 411 dan 212. Tapi sekarang kenapa malah diperlakukan seperti ini,” kata Ismail dengan nada geram saat dihubungi, Selasa (30/5).

Menurut Ismail, dengan banyaknya ketidakadilan dan kriminalisasi terhadap ulama dan aktivis, menunjukkan bahwa penerintahan yang ada saat ini anti kepada umat Islam.

“Publik akan melihat ketidakadilan baru bahwa negeri ini memang negeri yang tidak berikan keadilan bagi umat Islam,” pungkasnya.

Diketahui, Polda Metro Jaya telah menetapkan Imam Besar FPI Habib Muhammad Rizieq bin Husein Shihab sebagai tersangka dalam kasus dugaan chat dengan konten pornografi. Selain Rizieq, Polda Metro Jaya juga telah menetapkan Firza Husein sebagai tersangka dalam kasus yang sama.