Dibulan Ramadhan Ritual Peh Cun Umat Khonghucu Sukses Diselenggarakan

Ilustrasi Perayaan Peh Cun di Pekalongan. Foto Wego
Ilustrasi Perayaan Peh Cun di Pekalongan. Foto Wego

Pekalongan,Sayangi.com– Setiap tanggal 5 bulan 5 dalam penanggalan Imlek, warga keturunan Tionghoa di Indonesia mengadakan perayaan Peh Cun. Ritual Peh Cun tahun ini berbarengan dengan umat Islam merayakan Ramadhan.

Hari Selasa (30/5) saat umat Islam merayakan ramadhan, saudara kita Umat konghucu menggelar tradisi ritual Peh Cun.

Acara tradisi ini  telah sukses dirayakan umat Konghucu Kota Pekalongan, Jawa tengah bertempat di Objek Wisata Pasir Kencana.

Mendirikan Telur rangkaian upacara Peh Cun Umat Khonghucu Pekalongan. Foto Info publik
Mendirikan Telur rangkaian upacara Peh Cun Umat Khonghucu Pekalongan. Foto Info publik

Pek Cun atau Tuan merupakan tuntunan kitab suci umat Konghucu untuk melakukan ibadah besar kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Ritual ini dilakukan pada saat fenomena alam mengalami disharmoni, yaitu di mana kondisi letak tata surya, khususnya antara matahari, bulan, dan bumi dalam keadaan khusus.

Makna khusus artinya saat terjadinya saling tarik menarik magnet alami yang berakibat pada bumi mengalami kondisi ekstrem,” ungkap Wakil Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Bratayana Ongkowijaya.

Permainan liong saat ritual tadisi khonghucu PehCun. Foto Pradita Utama
Permainan liong saat ritual tadisi khonghucu PehCun. Foto Pradita Utama

Pada kondisi ekstrem tersebut, umat Konghucu harus ingat, bahwa manusia bukan apa-apa di bagian alam ini, sedangkan kejadian alam tidak dimaknai dengan hukuman,imbuhnya.

Ritual Peh Cun,prosesnya dimulai kirab sesaji dengan diiringi barongsai yang dibawakan oleh perkumpulan Naga Mas Pekalongan.

Lalu kemudian dilanjutkan dengan doa dan lomba menegakkan telur. Selanjutnya pada sore hari, ritual dilanjutkan dengan melarung sebuah replika perahu atau sedekah laut.

Event ritual Pek Cun  ini sudah menjadi tradisi dan budaya warga Khonghucu Kota Pekalongan. Keberagaman seperti ini,harus tetap dilestarikan, hal ini merupakan khazanah kekayaan Indonesia.