Lengkungan Es Tertua di Arktik Mencair Dua Bulan Lebih Cepat

Kanada, Sayangi.com – Paleoglaciologist di Geological Survey of Denmark and Greenland mengatakan lengkungan es di sepanjang Selat Nares yang memisahkan Greenland dengan Pulau Ellesmere (Kanada), mencair dua bulan lebih awal.

“Pada 10 Mei, lengkungan ini terpisah sehingga es tertua dan tertebal di Arktik rentan tersapu ke selatan, lalu mencair. Dua pekan terakhir, area es yang pecah itu meluas ke utara, dan banyak es laut Arktik mengalir ke selatan melalui Selat Nares,” kata Dyke, seperti dilansir dari laman Live Science, Jumat (2/6/2017).

Biasanya hingga bulan Juli, es setebal beberapa meter akan menutupi saluran tersebut dan Laut Lincoln, di ujung utara Greenland. Es itu biasanya tertempel ke daratan dan tidak bergerak, menutup jalur es laut melalui selat. Namun karena panas yang disebabkan oleh emisi bahan bakar fosil seperti karbon dioksida terkumpul di atmosfer, pemanasan di Arktik dua kali lebih cepat dari pada tempat lainnya.

Tahun ini, es yang menempel ke daratan di selat gagal terbentuk karena panas dan es laut yang menutupi Arktik pun berada di catatan yang rendah. Yang tersisa hanya lengkungan es di ujung utara selat, tempat bersatu dengan Laut Lincoln.

“Ini sangat penting karena Laut Lincoln memiliki benteng es tua, tebal dan multi-tahun terakhir,” kata Dyke.

Selat Nares adalah yang paling kecil dari dua jalur yang menghubungkan es dari daerah itu ke Atlantik. Twila Moon, ahli gletser dari National Show and Ice Data Center di Colorado mengatakan, selat Fram yang berada di timur Greenland, membawa akan membawa lebih banyak.

Kehilangan es multi-tahun merupakan masalah kronis di Arktik, sebab es di sini membentuk pusat es tahun depan dan merupakan habitat paus, singa laut dan burung. “Juga berperan mengurangi jumlah panas yang ditampung laut saat musim panas,” kata Moon

Jika hanya ada sedikit es yang mengapung di permukaan Arktik, laut berwarna gelap akan menyerap lebih banyak energi matahari. Hasilnya, akan lebih banyak panas di laut dan mengurangi jumlah es.

Menurut data, es multi-tahun berkurang selama dua dekade terakhir. Es yang mencair tidak menambah kenaikan permukaan air laut karena es sudah berada di perairan. Tetapi, pemanasan lingkungan laut mulai mengurangi jumlah es yang menutupi Greenland.