Trump Mengumumkan Menarik Amerika Dari Perjanjian Paris

Foto Speaking PowerPoint
Foto Speaking PowerPoint

Washington DC, Sayangi.com- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, Kamis(2/6) bahwa dia akan menarik Amerika Serikat dari keikutsertaan dalam kesepakatan iklim Paris.

Amerika akan berhenti menghormati bagian-bagian kesepakatan yang tidak mengikat “mulai hari ini,” kata Trump pada acara jumpa pers Kamis di Taman Mawar Gedung Putih.

Tetapi dia akan tetap berpegang pada proses penarikan yang tercantum dalam kesepakatan Paris, yang oleh Presiden Barack Obama dan sebagian besar pemimpin dunia telah diratifikasi.

Itu bisa memakan waktu hampir empat tahun untuk menyelesaikannya, yang berarti keputusan akhir akan sampai pada pemilih Amerika dalam pemilihan presiden berikutnya.

Keputusan Trump untuk menarik Amerika Serikat dari Perjanjian Paris itu merupakan pemenuhan janji yang dilontarkan saat kampanyenya. Namun, keputusan itu diperkirakan akan mengundang penentangan luas,sesama kepala negara, aktivis iklim, eksekutif perusahaan dan anggota staf presiden sendiri.

Sebelum keputusan tersebut diumumkan pada Kamis, Trump yang pernah mengatakan bahwa perubahan iklim itu adalah suatu “kabar bohong”. Bagi Trumps ia telah mengambil serangkaian tindakan yang ditujukan untuk membalikkan kebijakan-kebijakan soal perubahan iklim yang digariskan pendahulunya, mantan presiden Barack Obama.

Saat Konferensi Pers Trump mengatakan untuk memenuhi kewajiban serius saya untuk melindungi Amerika dan warganya, Amerika Serikat akan menarik diri dari kesepakatan iklim Paris.

Namun akan memulai negosiasi untuk kembali memasukkan kesepakatan Paris atau transaksi yang sama sekali baru dengan persyaratan yang adil ke Amerika Serikat, “Kata presiden.

“Kami keluar. Tapi kita akan mulai bernegosiasi, dan kita akan melihat apakah kita bisa membuat kesepakatan yang adil. Dan jika kita bisa, itu hebat,pungkasnya.

Perjanjian Paris soal perubahan iklim disetujui oleh hampir semua negara di dunia, pada tahun 2015 setelah melalui perundingan yang panjang.

Perjanjian dibuat untuk menangani perubahan iklim dengan mengurangi pembuangan gas rumah kaca serta menetapkan suatu target global untuk menjaga kenaikan temperatur rata-rata tidak lebih dari 2 derajat Celcius di atas tingkat praindustri.

 

Sumber: nytimes.com