Beberapa Jenis Ikan Yang Konsumsinya Sebaiknya Dibatasi

Ilustrasi Ikan .Foto Daily Mail
Ilustrasi Ikan .Foto Daily Mail

New York, Sayangi.com– Para ahli kesehatan memang menyarankan agar mengonsumsi ikan dalam jumlah cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Namun, faktanya tak semua jenis ikan bisa dikonsumsi. Alih-alih, sehat, beberapa jenis ikan justru bisa memicu masalah pada tubuh. Jenis ikan apa saja yang perlu dihindari?

1. Hiu, todak dan tuna ahl.
Ketiga jenis ikan ini memang mengandung nilai gizi untuk tubuh, namun mengandung merkuri yang tinggi. Oleh karenanya, ginekolog dari Hackensack University Medical Center di New Jersey, Dr. Manny Alvarez tak menyarankan kita mengonsumsinya hingga dua kali dalam seminggu.

Sebenarnya, Dewan Pertahanan Sumber Daya Nasional di Amerika Serikat menyarankan masyarakat tak mengonsumsi ketiga jenis ikan ini karena kandungan merkurinya yang tinggi.

Sedangkan dari sudut pandang kelestarian  lingkungan hidup, konsumsi hiu, todak dan tuna adalah bisa merusak keseimbangan lingkungan.

Selain itu, jenis ikan lain seperti kerapu, ikan laut Chili, tuna sirip kuning, tuna albacore kalengan dan makarel Spanyol juga sebaiknya tidak dikonsumsi lebih dari tiga kali dalam sebulan.

2. Ikan kod Atlantik
Penangkapan berlebihan ikan kod Atlantik selama beberapa dekade belakangan ini menyebabkan masalah dalam populasi ikan itu.

Jika tertarik ingin mengonsumsi kod Atlantik saat berkunjung ke Portugal, Spanyol, Italia, dan Brasil, cobalah memilih kod yang berasal dari lahan peternakan ikan. Hal ini untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.

3. Lobster dan belut
Lobster sangat tinggi kolesterol, di samping memang harganya relatif mahal dan tak lebih bernilai gizi ketimbang jenis ikan lain.

Selain lobster, jenis lain yang sebaiknya tak dikonsumsi antara lain belut.  Ikan jenis ini  kandungannya  lemak dan merkurinya tinggi.

Sumber : foxnews.com