Festival Music Rock am Ring Di German Tetap Dipentaskan

Ilustrasi Festival Rock am Ring. Foto Getty Image
Ilustrasi Festival Rock am Ring. Foto Getty Image

Berlin,Sayangi.com – Twitter resmi untuk festival Music Rock am Ring, telah memposting sebuah pemberitahuan, dengan mengatakan bahwa mereka diinstruksikan untuk “melarang sementara” festival oleh polisi,hari Jumat (2/3) yang lalu. Panitia meminta agar semua pengunjung festival berjalan ke tempat perkemahan.

Festival ‘Rock am Ring’ yang diadakan di kompleks olahraga terkenal Nuerburgring dekat, dijadwalkan berlangsung dari hari Jumat (2/3) sampai Minggu atas nama keamanan akhirnya dimundurkan dimulai hari Sabtu (3/4).

Festival ‘Rock am Ring  Salah salah satu festival musik Rock terbesar di Jerman yang dihadiri sembilan puluh ribu penggemar terpaksa dihentikan sementara pada Jumat  waktu setempat. Hal ini karena “kemungkinan ancaman teroris,” kata kepolisian.

Pada hari Jumat saat akan dibuka pertunjukan, polisi mengatakan bahwa mereka memiliki “elemen konkret, yang disinyalir kemungkinan ancaman teroris tidak dapat dikesampingkan”.

“Karena situasi bahaya teror, kami mengatakan kepada penyelenggara untuk sementara menghentikan konser tersebut sebagai tindakan pencegahan,” ungkap polisi di Koblenz,kota terdekat ajang festival music rock tersebut.

Foto Panitia Panitia Rock am Ring
Foto Panitia Panitia Rock am Ring

Namun hari Sabtu (3/6)pagi waktu setempat, panitia dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan, panitia mengatakan bahwa mereka memiliki “berita yang selama ini ditunggu-tunggu” yaitu Festival akan dilaksanakan hari Minggu.

Pihak panitia  penyelenggara menambahkan bahwa “penggemar yang sangat disiplin layak mendapatkan semua rasa hormat dan rasa syukur kami”.

“Rock am Ring 2017 akan terus berlanjut! Setelah pencarian intensif dan penyapuan dari situs festival yang lengkap oleh polisi, kecurigaan adanya ancaman teroris potensial belum dikonfirmasi,” lanjut pernyataan tersebut.

Untuk itu pentas hari Minggu ini, keamanan untuk festival tersebut ditingkatkan, dengan 1.200 staf tambahan, sebagai respons atas pengeboman pada 22 Mei di Manchester yang terjadi setelah konser musisi Amerika Serikat (AS) Ariana Grande.

Drummer Bastille Chris Wood dalam kicauannya di tweet menginformasikan penggemar agar menjaga keselamatan mereka dan mengucapkan terima kasih kepada staf di festival untuk “menjaga semua orang”.
Sumber : www.rte.ie