5 Orang Tewas Ditangan Pekerja Gudang Yang Dipecat.

Lima orang tewas dalam baku tembak di kawasan industri Orlando, kata polisi di Florida.
Lima orang tewas dalam baku tembak di kawasan industri Orlando, kata polisi di Florida.

Orlando,Amerika,Sayangi.com– Seorang pria yang telah dipecat dari pekerjaan gudangnya pada bulan Juni  ini  datang kembali ke tempat kerja lamanya di dekat Orlando.

Sheriff Orange County Jerry Demings mengatakan pelaku tiba tiba muncul ke tempat kerja lamanya di dekat Orlando. Pada hari Senin (5/6) tiba tiba orang itu muncul di pabrik tersebut lalu mulailah ia menarik pelatuk. Setelah memberondongkan pistol yang menyebabkan dan menembak mati lima orang sebelum bunuh diri,

Tersangka berusia 45 tahun itu memiliki riwayat pelanggaran pidana ringan namun tidak terkait dengan organisasi teror manapun, Demings mengatakan pada sebuah konferensi pers.

“Dia adalah pegawai yang tidak puas yang kembali ke bisnis di sini,” kata Demings.

Penyerang tak dikenal tersebut tiba di perusahaan yang membuat asesoris untuk kendaraan rekreasi dan berkemah sekitar pukul 8 pagi waktu EDT (1200 GMT) dengan pistol dan pisau, kata Demings.

Pelaku  tidak menggunakan pisau itu tapi “menembak lima orang yang tidak bersalah dan kemudian mengarahkan pistol ke dirinya sendiri dan bunuh diri,” kata sheriff, menambahkan tujuh orang telah selamat.

Hampir setahun yang lalu, pada tanggal 12 Juni 2016, 49 orang terbunuh di klub malam Pulse diOrlando. Ini adalah gambaran paling mematikan dalam sejarah A.S. modern. Sedikitnya 58 orang juga terluka.

WFTV, sebuah stasiun televisi lokal, mewawancarai seorang wanita yang mengatakan bahwa saudara perempuannya berada di kamar kecil saat dia “mendengar ledakan” di tempat kerja. Dia muncul dan melihat seseorang di lantai.

“Bos saya sudah meninggal,” kata pekerja itu kepada saudara perempuannya saat melakukan panggilan telepon seluler.

Wanita tersebut mengatakan kepada wartawan bahwa adiknya tidak tertembak namun mendapat perhatian medis karena shock. Tidak ada wanita yang diidentifikasi.

“Selama tahun lalu, komunitas Orlando telah ditantang tidak seperti sebelumnya,” Gubernur Florida Rick Scott mengatakan dalam sebuah pernyataan. “Saya meminta semua orang Floridia untuk mendoakan keluarga yang terkena dampak tindakan kekerasan yang tidak masuk akal ini.”

 

Kendaraan darurat dengan lampu berkedip berbaris di jalan tertutup di pinggiran Winter Park, Orlando. Walikota Orange County Teresa Jacobs berada di tempat kejadian itu, kata gambar televisi setempat.

Penembakan itu terjadi hampir setahun sesudah 49 orang tewas pada 12 Juni 2016 di klub malam Pulse, Orlando, dalam penembakan besar dalam sejarah modern Amerika Serikat. Sedikitnya, 58 orang terluka dalam kejadian tersebut.

Sumber:aol.com