Polisi: Perekam dan Penyebar Video Wanita Bugil Dapat Dipidana

Video Wanita tanpa busana sedang berbelanja diabadikan warga.

Jakarta, Sayangi.com – Kapolrestro Jakarta Barat Kombes Pol Roycke Harry Langie mengatakan, orang yang merekam wanita yang nyaris bugil di kawasan Tamansari bisa saja dikenakan pidana. Pasalnya, ada indikasi kesengajaan untuk menyebar video tersebut.

“Ada indikasi dia membuat itu sengaja, terus melawan hukum bisa,” ujar Roycke di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (7/6).

Roycke menyarankan, bila ada masyarakat yang melihat kejadian yang tidak biasa yang dilakukan oleh seseorang, lebih baik laporkan ke polisi. Bukan justru direkam dan disebarkan di media sosial, seperti yang dewasa ini jamak dilakukan.

“Sebenarnya Polri sudah berkali kali menyampaikan, kalau ada gambar yang begitu seronok seperti itu juga. Banyak hal-hal yang misalnya, ada tabrakan yang membuat orang sadis, kan nggak boleh,” jelasnya.

Lebih jauh Roycke merasa masyarakat masih banyak yang abai soal kepatutan, dalam mengabadikan suatu kejadian. Padahal, ada pelanggaran hukum yang terjadi saat masyarakat merekam adegan seronok atau konten sadistis.

“Kita harus selalu menyampaikan kepada masyarakat, supaya masyarakat tau bahwa ini ada pelanggaran hukum di dalamnya,” tuturnya.

Mantan Kapolres Jayapura ini menegaskan, polisi harus memberitahu masyarakat mengenai etika dalam menyebarluaskan suatu konten. Oleh karena itu, ia berharap sosialisasi terhadap hal-hal seperti itu harus sering dilakukan

“Masyarakat kita harus banyak yang lebih kita beritahu, sosialisasi ini penting,” tegas Roycke.