Dua Warga Singapura Dipastikan Terkena Virus Zika

Dua orang warga Singapura tertular Virus Zika. Foto Reuters
Dua orang warga Singapura tertular Virus Zika. Foto Reuters

Singapura,Sayangi.com- Pemerintah Singapura pada hari Jumat (10/6) mengkonfirmasi dua warganya tertular virus Zika melalui penularan setempat. Sehingga jumlah total kasus yang dilaporkan di negara ini tahun 2017 menjadi delapan.

Dilansir dari laman Reuters (20/6) Penyakit virus bawaan nyamuk telah menyebar ke lebih dari 60 negara sejak wabah diidentifikasi di Brasil pada tahun 2015. Virus Zika meningkatkan kekhawatiran akan kaitannya dengan microcephaly, cacat lahir yang langka.

Badan Lingkungan Nasional (NEA) mengatakan telah memulai inspeksi dan penyemprotan dengan insektisida di beberapa sudut kota itu.

“Warga didesak untuk menjaga kewaspadaan dan terus menghilangkan habitat pembiakan nyamuk, karena masih ada kasus tanpa gejala atau ringan dan tidak terdiagnosis yang dapat menyebabkan penularan virus lebih lanjut,” ungkap NEA.

Kebanyakan orang yang terinfeksi Zika memiliki gejala ringan namun infeksi pada ibu hamil dikaitkan dengan microcephaly dan kelainan otak lainnya pada bayi.

Pada orang dewasa, infeksi Zika juga dikaitkan dengan sindrom neurologis yang langka, yang dikenal dengan Guillain-Barre, yang dapat menyebabkan kelumpuhan.

NEA telah mendesak warga untuk melakukan tindakan pencegahan terhadap nyamuk pada bulan-bulan musim panas mendatang. Biasanya musim panas penyakit lain yang ditimbulkan nyamuk adalah demam berdarah, ungkap media.

Nyamuk Aedes aegypti, selain pembawa utama demam berdarah, juga menularkan virus Zika.

Singapura kini telah melaporkan delapan kasus Zika tahun ini. Data di pemerintahan menunjukkan, tahun lalu, lebih dari 400 orang terinfeksi virus tersebut,menyusul penemuan kasus pertama di bulan Agustus