Ini Tips dari Kepolisian Agar Tidak Jadi Korban Perampokan Jalanan

Kombes Pol Argo Yuwono. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)
Kombes Pol Argo Yuwono. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Peristiwa perampokan sadis terjadi di SPBU Daan Mogot, Cengkareng, pada Jumat (9/6). Korban Davidson Tantono tewas setelah ditembak perampok di bagian kepala, selain itu para perampok berhasil membawa lari uang rp300 juta milik Davidson.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengimbau masyarakat untuk berhati-hati, bila harus membawa uang tunai dalam jumlah besar. Karena, para perampok biasanya mengincar korban yang hanya seorang diri, ketika membawa uang yang cukup banyak.

“Minimal kalau bawa mobil ya, ada lebih dari satu orang, jangan sendiri,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (10/6).

Selain itu, ia meminta masyarakat yang harus mengambil uang dari bank dalam jumlah banyak untuk menghubungi polisi. Nantinya, pihak kepolisian akan melakukan pengawalan kepada yang bersangkutan, agar tetap aman saat membawa uang itu ke tujuan.

“Kan ada tugas pengamanan. Nanti kan bisa diarahkan, polisi kan bisa juga menghubungi polisi yang lain untuk melakukan pengawalan,” jelasnya.

Polisi, lanjut Argo, sudah lama memberitahu dan mensosialisasikan mengenai pengawalan tersebut ke masyarakat. Namun sayangnya, masyarakat seringkali abai terhadap anjuran polisi tersebut.

“Bukan boleh, malah dianjurkan. Kan ada pengawalan polisi, dan tidak dipungut biaya,” pungkasnya.